Connect with us

Tenis

Catatkan Sejarah, Iga Swiatek Jadi Juara French Open Termuda

Iga Swiatek raih juara French Open 2020

Berita Seputar Tenis – Sejarah baru tercipta setelah Iga Swiatek berhasil meraih gelar juara French Open 2020 dalam umurnya yang masih 19 tahun. Prestasinya tersebut membuat namanya tercatat sebagai juara termuda Grand Slam di musim ini.

Pencapaian petenis dari Polandia tersebut sekaligus menyamai rekor Monica Seles dengan rekor sebagai pemenang French Open termuda saat menjadi juara Roland Garros 1992 lalu. Gelar juara diterima Swiatek setelah menang atas Sofia Kenin di babak final dengan skor 6-4, 6-1 dalam waktu 1 jam 25 menit, pada Sabtu (10/10/2020) malam WIB.

Swiatek dengan servis pertamanya langsung mendominasi. Atlet muda ini unggul dengan nilai 40-0 untuk skor 1-0. Setelah permainan awal, petenis ini menggagalkan servis Kenin dengan skor 2-0. Swiatek kian percaya diri dengan skor 3-0. Kenin kesulitan saat sudah memasuki skor 3-0 dengan bermain yang sangat ketat.

Iga Swiatek

Hasilnya, Kenin membuka peluang pada permainan keempat dengan skor 1-3. Kenin menghalau serangan Swiatek pada permainan kelima dengan skor 2-3. Juara Australia Terbuka tersebut kembali mengejar skor sama 3-3 saat menciptakan servis. Pada saat sulit, Swiatek dapat tekanan Kenin.

Pada posisi dengan servis, Kenin menggunakan kondisi yang menguntungkan dengan skor 4-3. Permainan kedelapan berlangsung dengan sulit saat kedua petenis ini saling beradu service. Kenin dengan servis yang mendominasi kembali terdesak saat gagal memainkan peluang dari dua servis sampai tertinggal skor 3-5.

Memasuki permainan kesembilan, Kenin dapat menangkis servis Swiatek. Kenin menggunakan servis advantage dan mencapai skor 4-5. Setelah bertarung selama 49 menit, Swiatek meraih set pertama lebih unggul dengan nilai 6-4. Swiatek kembali tampil dominan hingga meraih gelar juara.

Swiatek kini menjadi juara French Open termuda saat ini setelah sebelumnya dipegang oleh Monica Seles di tahun 1992 dan Iva Majoli di tahun 1997 lalu. Atlet tenis dunia lainnya yang berumur 21 tahun ke bawah yang meraih dua gelar Slam dalam satu musim yakni Sereana Williams dan Justine Henin di tahun 2003.

iga swiatek vs Sofia Kenin

Sementara itu, sampai pada game hendak berakhir, Swiatek dan Kenin menampilkan permainan yang sengit. Saling serang dan memberikan servis menjadi penampilan dari kedua petenis ini.

Sukses meraih gelar juara tunggal wanita di French Open 2020 membuat Iga Swiatek tidak cepat puas diri, Petenis dari Polandia tersebut tetap ingin bermain dengan seperti biasa dan profesional tanpa embel-embel gelar.

Swiatek sendiri menjadi atlet Polandia pertama yang meraih gelar tunggal Grand Slam sekaligus juara French Open termuda saat ini. Petenis non-unggulan dalam turnamen ini memang tampil mengejutkan dengan kemampuannya yang dapat menang melawan unggulan keempat yakni Sofia Kenin dengan skor 6-4, 6-1 pada babak final, Sabtu (10/10/2020).

Swiatek tidak ingin terlarut dalam perayaan kemenangannya. Dalam perayaan di jamuan makan malam dalam sebuah restoran Jepang, Swiatek mengungkapkan tetap berpengang pada kedisipilinannya bersama sang pelatih Piotr Sierzputowski.

“Kami merayakannya namun menolak saat minum bersama. Hal tersebut menjadikan saya terkesan dengan semua pencapaiannya saat ini,” ucap Sierzputowski. Pelatih 28 tahun tersebut mengaku jika pola pikir seorang atlet sangat penting, Swiatek hanya istirahat sebentar sebelum kembali berlatih untuk bersiap dalam grand slam Australia Terbuka 2021 pada Januari 2021 mendatang.

“Dia tampil sebagai profesional. Jika mereka tiba-tiba berubauh atau bereaksi yang berlebihan karena prestasi, itu sangat tidak baik. Saya terkesan padanya karena tidak terlena dengan rekor yang dia capai,” ucap Sierzputowski.

Iga Swiatek jadi Juara French Open Termuda

Iga Swiatek lahir dalam keluarga yang dekat dengan olahraga. Ayahnya merupakan pedayung Olimpiade dan ibunya adalah dokter. Mewakili Polandia dengan menaiki jet pribadi yang disponsori oleh Red Bull dan berhasil mendapatkan gelar juara fantastis di umurnya yang masih muda, Sierzputowski percaya jika pola hidup anak didiknya tersebut tidak akan berubah.

Namun, Sierzputowski mengaku menjadi seorang atlet tenis dunia seperti Swiatek tidak akan mudah. Kemenangannya sebagai juara French Open 2020 sangat luar biasa untuk Swiatek . Dia menjadi atlet Polandia pertama yang sampai ke final setelah 81 tahun belakangan ini serta setelah Agnieszka Radwanska di final Wimbledon di tahun 2012.

Sang pelatih berharap dia tetap fokus pada latihan dan mempertahankan kinerjanya jelang musim baru. Sierzputowski paham jika masih banyak hal penting yang harus dia kejar dalam turnamen selanjutnya.

 

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Tenis