Connect with us

Sport Lain

Terungkap! Inilah Penyebab Mike Tyson Jadi Sosok Mengerikan di Tinju

 TERBIT.COM – Mantan juara terkuat di kelas berat tinju dunia, Mike Tyson baru-baru ini dikabarkan bahwa drinya sangat menyesal menjadi salah satu sosok yang paling kejam selama kariernya di dunia tinju professional.

Sampai saat ini Mike Tyson memang masih menjadi salah satu petinju terbaik yang pernah ada di kategori kelas berat. Imej tersebut dia dapatkan karena perilakunya yang sangat kejam serta pantang menyerah saat berada di ring sehingga hal ini menjadi salah satu hal yang dipandang oleh orang lain bahwa Tyson merupakan petinju yang disegani.

Sikap pantang menyerah dan kejam tersebut bermula pada saat Mike Tyson masih kecil, dimana masa kecilnya dilalalui dengan penuh gejolak yang pada akhirnya semakin dewasa Mike Tyson berhasil membuat imej yang menyeramkan pada dirinya sampai pada akhir 1980-an. Titik balik petinju yang saty ini terjadi lagi saat dia usai dipenjara selama 3 tahun lamanya dengan kasus  tuduhan melakukan pemerkosaan.

Sejak saat itu petinju yang satu ini seolah mulai kehilangan kehebatannya di atas ring. Mike Tyson setidaknya telah melakukan hal-hal yang dirasa kurang pantas seperti mengigit telinga Evander Holyfield di tahun 1997 serta mengatakan kata yang tidak pantas pada Lennox Lewis.

Saat ini petinju yang dikenal sangar tersebut berusia 52 tahun yang tentunya bukan usia yang muda lagi dan dia juga mengatakan bahwa dia menyesal telah menjadi seorang pribadi yang mempunyai imej mengerikan.

Dia menyebutkan bahwa sejak dirinya berusia 12 tahun dan seterusnya, dia diajarkan untuk mengalahkan orang, menghancurkan, mematahkan semangat dan juga memperlakukan mereka. Namun kenyataanya dia hanyalah seorang anak yang mempunyai rasa takut berlebihan serta selalu merasa tidak aman. Dia juga menyebutkan bahwa selama ini dia tidak mengetahui apa yang telah dia lakukan, semua orang mengatakan bahwa dia menjadi pribadi yang hebat. Ucapan Mike Tyson yang dikutip oleh TERBIT.COM.

Sikap yang dilakukan saat usia 12 tahun seterusnya itulah yang menjadikan dia sebagai salah satu sosok yang tiran, sering berkata kasar dan tidak pernah menghargai lawan.

“Semua itu kemudian membuatku menjadi sosok tiran yang tidak bisa menghargai diri sendiri dan sering berkata tidak sopan kepada lawan,” ucap Mike Tyson.

Mike Tyson juga mengungkapkan bahwa seluruh hidupnya dihantui dengan penyesalan terkait dengan apa yang telah dilakukannya di masa lalu. Dia juga menyebutkan bahwa jika waktu bisa di ulang maka dia enggan untuk melakukan hal-hal buruk tersebut terhadap dirinya dan juga lawannya.

“Di masa lalu saya mengalahkan orang untuk mencari ketenaran. Saya berharap tidak melakukan itu dan saya berharap tidak ingin mengatakan hal-hal buruk kepada orang lain,” Ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Sport Lain