Connect with us

Sport Lain

Pada Balap Ketahanan Di Suzuka Misi Berharga Astra Honda Racing

Pada setiap tahunnya Astra Honda Racing Team selalu rutin mengirimkan pembalap yang berusia masih muda ke balap ketahanan 4 jam pada Suzuka 8 Hour. Alasan yang diberikan Astra Honda Racing team ini memiliki maksud dan tujuan yang baik dan hal ini tentu saja dapat dijadikan suatu contoh yang baik.

Manger Motor Sport Dept dari PT Astar Honda Motor (AHM), Rizky Christiano menjelaskan mengenai hal itu bahwa menurutnya tantangan adalah hal yang terpenting bagi pembalap muda.

Rizky mengatakan, ”Jadi, kami memilih pembalap muda karena ingin memberikan mereka kesempatan untuk balapan pada ajang penting,”
”Selain tantangan itu bagus buat mereka, pembalap muda bisa belajar pada balap ketahanan seperti ini,” ucapnya menambahkan.
Yang diakui Rizky, mereka akan dapat mengendarai motor 600 cc yang jarang dikendarai dan itu adalah penting.
Rizky mengatakan,”Dengan memakai motor 600 cc, pembalap muda memiliki pengalaman bagus,”
”Saya juga punya pendapat kalau balap ketahanan 4 jam ini pas buat pembalap muda dan yang senior untuk yang 8 jam.”
”Apalagi, balap endurance ini punya banyak manfaat, walau jauh berbeda dengan sprint race,” ujarnya menambahkan.

Untuk balap ketahanan, Rizky menjelaskan jika tugas pembalap dan timnya mempunya kompeksitas yang tinggi.


Lucky Hendriansya

Dengan uraian yang disebutkan diatas tentu Rizky memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi para pembalap muda agar bisa mendapatkan pengalaman di atas sirkuit. Dengan usia yang dimiliki oleh para pembalap dapat dijadikan bekal bagi kedepannya dalam panggung balap. Karena dengan kesempatan yang diberikan itu, bagi pembalap dapat mendapatkan pelajaran mengenai teknik balap, strategi balap, kondisi motor dan hal lainnya mengenai balapan. Dari pengalaman yang diperoleh pastinya akan sangat berguna bagi si pembalap untuk kedepannya.

Kerja sama tim sangat berguna termasuk mengenai strategi pit ini dan pit out, mengenai ganti ban, plus kombinasi dalam melihat cuaca saat lomba. Dan bagaimana dari cara berkoordinasi dari dua pembalap itu juga mempunyai pengaruh, termasuk dari soal settingan motor. Tentu semua ini saling memiliki keterkaitan satu sama dengan yang lain.

Rizky, mengatakan ”Apalagi, kami mengirim dua pembalap dengan karakter beda plus postur yang tak sama, satu tinggi dan satunya pendek,”
”Mereka juga beda karakter, cepat dan ada yang lebih lambat. Namun itu bukan masalah besar, buktinya Lucky Hendriansya tampil bagus dalam keadaan tertekan,” tambahnya.

Astra Honda Racing pada 2019, mengirimkan duo pembalap muda, yaitu Irfan Ardiansyah dan Lucky Herdiansya.

Untuk ketahanan 8 jam tahun ini, Andi Gilang yang juga merupakanbinaaan dari AHM membela Honda Asia-Dream Racing with SHOWA.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Sport Lain