Connect with us

Sport Lain

Lebih Dekat dengan Brazilian Jiu-jitsu

TERBIT.COM – Pertama kali popular di Brazil, salah satu disiplin bela diri ini adalah berasal dari kodokan judo yang sebelumnya dipelopori oleh Mitsuyo Maeda dan keluarga Gracie. Brazilian Jiu-jitsu kini popular berkat Royce Gracie berhasil memenangkan kompetisi mixed martial arts (MMA) tingkat dunia. Pada penampilan Royce Gracie di ajang tersebut ia berhasil juga membawa Brazilian Jiu-jitsu ke kancah dunia.

Brazilian Jiu-jitsu merupakan salah satu jenis bela diri yang memfokuskan pertarungan pada bagian bawah atau ground fight. Kini beberapa atlet MMA professional Indonesia yang tergabung di dalam One Champion ini pun mulai berlatih untuk mendalami seni bela diri ini yang dijadikan sebagai disiplin dasar untuk bekal mereka pada saat bertanding.

Anthony “The Archangel” Engelen dan Stefer “The Lion” Rahardian merupakan atlet MMA asal Bali yang memiliki segudang prestasi memuaskan pada ajang One Champion ini juga mempelajari Brazilian Jiu-jitsu sebagai disiplin dasar yang mereka pelajari sebagai atlet MMA. Mereka berdua akan berbagi pengetahuan seputar seni bela diri bernama Brazilian Jiu-jitsu ini.

Dilansir oleh TERBIT.COM dari laman One Champion, Stefer “The Lion” Rahardian mengatakan bahwa mempelajari Brazilian Jiu-jitsu bagi seorang atlet pemula itu sangat penting sekali. Mempelajari teknik dasar dan juga positioning sangatlah penting kerena tujuannya untuk mengetahui bagaimana posisi penting saat melakukan grappling. Stefer “The Lion” Rahardian juga menambahkan, tantangan terbesar pada saat mempelajari Brazilian Jiu-jitsu itu adalah kemauan dan tekad yang kuat. Pasalnya disiplin bela dini ini menuntut para atlet untuk melakukan full body contact yang sangat menguras tenaga dan juga pikiran mereka.

Dalam seni bela diri Brazilian Jiu-jitsu terdapat dua jenis pakaian yang boleh dipakai sebagai perlengkapan, yang pertama adalah gi dan yang kedua adalah no-gi. Gi adalah pakaian yang menyerupai kimono judo, sementara no-gi adalah celana pendek yang bisa dilengkapi dengan compression t-shirt. Stefer “The Lion” Rahardian menuturkan bahwa dirinya sangat menyukasi Brazilian Jiu-jitsu karena seni bela diri tersebut sesuai dengan kondisi tubuhnya yang tidak terlalu tinggi sehingga menguntungkannya ketika menggunakan seni bela diri ini di panggung MMA.

Sementara itu, Anthony “The Archangel” Engelen mengatakan Brazilian Jiu-jitsu itu adalah sebuah kombinasi antara Judo dan juga gulat. Menurutnya tujuan dari Brazilian Jiu-jitsu adalah untuk membuat lawan menyerah melalui kuncian. Saat melakukan Brazilian Jiu-jitsu para atlet harus mencari celah untuk melakukan kuncian lengan, kaki, atau cekikan. Ia juga menuturkan bahwa pertarungan Brazilian Jiu-jitsu di dalamnya tidak ada pukulan sehingga sangat mirip dengan Judo dan juga gulat.

Anthony “The Archangel” Engelen menambahkan perbedaan yang mendasar antara judo dan Brazilian Jiu-jitsu adalah jika dalam pertandingan judo akan berhenti jika salah satu pemainnya telah menghantam lantai, sedangkan di Brazilian Jiu-jitsu pertandingan akan trs berlanjut meskipun pemain telah jatuh ke lantai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Sport Lain