Connect with us

Sport Lain

Laga Tyson Fury vs Deontay Wilder 3 Diselenggarakan Tidak di AS

Tyson Fury vs Deontay Wilder

Tinju – Promotor Bob Arum mengungkapkan keinginannya untuk pertarungan babak ketiga antara Tyson Fury vs Deontay Wilder akan tetap dilaksanakan demi merebut juara sabuk Kelas Tinju WBC di bulan November atau Desember 2020 mendatang. Arum percaya diri jika laga ini dapat dihelat tidak Amerika Serikat dan Inggris demi jalannya laga.

Bob Arum mengungkapkan jika pertarungan tinju Kelas Berat WBC ini dapat dilaksanakan di negara lain untuk menghindari adanya pembatasan terkait pandemi covid-19 yang tidak memperbolehkan orang menyaksikan langsung di stadion. Dia juga tidak memilih Inggris sebagai tempat yang potensial untuk laga ini.

Dia bersama perusahaannya, yakni Top Rank Inc., sudah melaksanakan pembicaraan dengan para investor dari dua negara yang mengatakan tetap tertarik untuk mendukung jalannya pertarungan menarik ini. “Kami mempunyai proposal dari dua negara yang tengah kami pertimbangkan saat ini,” papar Arum.

“Saat kami mempertimbangkan segalanya untuk pertarungan ini, yang kemungkinan akan berlangsung pada minggu atau dua minggu mendatang, kami akan bekerjasama dengan pihak PBC yang menjadi mitra kami dalam pertarungan ini. Setelah kami mendapatkan kesepakatan bersama, kami akan melakukan pengumuman. Kini, kami ingin bertindak dalam pertarungan ini dalam kuartal keempat tahun ini dan memungkinkan untuk melaksanakannya di negara selain Amerika Serikat dan Inggris,”ucapnya.

Laga Tyson Fury vs Deontay Wilder sudah mencatatkan penghasilan sebanyak USD16,9 juta dari penjualan tiket di akhir 22 Februari 2020 di MGM Grand Garden, Las Vegas. Nilai tersebut menjadi catatan rekor Nevada baru dalam penjualan tiket tinju Kelas Berat musim ini. Arum sendiri mau menempatkan sebagian pertarungan setelah pandemi tanpa adanya penonton, bahkan laga lain yang sangat dinantikan yakni Vasiliy Lomachenko dan Teofimo Lopez.

Pertarungan merebut juara sabuk Kelas Tinju WBC babak ketiga antara Fury vs Wilder ini menjadi pengecualian karena Arum serta Al Haymon, yang menjadi tim Wilder, harus berkorban dalam hal pendapatan penjualan tiket jika dilaksanakan tanpa penonton.

“Anda tidak dapat melaksanakan acara ini tanpa adanya setidaknya USD17 juta dari penjualan tiket,” ucap Arum.

Tyson Fury vs Deontay Wilder

Menurunya, biaya lokasi dari salah satu pihak yang akan memberikan bantuan dalam hal pendapatan untuk Fury dan Wilder. Bahkan jika laga babak ketiga ini tidak mencatatkan pendapatan tiket sebanyak di luar AS seperti yang terjadi di Las Vegas.

Pertarungan Tyson Fury vs Deontay Wilder sebelumnya tidak dengan resmi dirilis untuk dilaksanakan pada tanggal 20 Juli. Namun masa pandemi membuat tanggal tersebut diganti menjadi 3 Oktober saat corona virus menyerang dunia. Saat ini, lebih mungkin dapat dilaksanakan pada bulan November atau Desember, namun pihak promotor dan otoritas terkait akan mempertimbangkan hal tersebut lagi.

Sementara itu,  Tyson Fury mengaku lebih suka melawan Deontay Wilder dan mempersiapkan waktu dan diri melawan Anthony Joshua. Fury akan kembali menantang Wilder di ring daripada memberikan uang yang malah memberi keuntungan untuk Bronze.

Wilder memakai klausul laga ulang kontra Fury setelah tidak mendapatkan gelar juara kelas berat WBC di bulan Februari yang lalu. Awalnya laga ketiga mereka akan dilaksaakan pada pertengahan Juli 2020 di MGM Grand, Las Vegas tapi tertunda karena pandemi virus corona. Penundaan tersebut membuat rencana untuk mempertemukan Fury vs Anthony Joshua.

Sebelumnya disebutkan jika Wilder akan menerima 10 juta pounds atau Rp182 miliar ditambah laga Fury vs Joshua, jika tidak ada lagi pertandingan ulang. Tapi, Gypsy King tidak ingin memberikan Wilder keuntungan dan memilih menunda pertarungan dengan Joshua. Fury akan melawan Wilder.

Pada Instagram Live bersama Only Way Is Essex, Mark Wright, Fury mengatakan jika dia akan melawan Joshua dua kali setelah mengalahkan Wilder. Fury dengan yakin menilai jika pihaknya akan menang berhadapan dengan Joshua nantinya.

Mark Wright sendiri menanyakan pada Fury siapa yang akan dia lawan pertama kali antara Wilder dan Joshua. “Wilder memiliki klausa dalam laga ulang dan katanya menginginkan 10 juta. Saya jelas tidak ingin memberikan uang padanya,” ucap petinju 31 tahun tersebut.

Disisi lain, Joshua akan melawan Kubrat Pulev dalam pertarungan kelas berat IBF, yang nantinya dilaksanakan di Stadion Tottenham Hotspur pada Juni mendatang walau sepertinya akan ditunda karena pandemi corona.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Sport Lain