Connect with us

Moto GP

Valentino Rossi Tuntut Yamaha Bekerja Lebih Keras,Karena Sempat Disusul KTM

TREBIT.COM – Pada Minggu (4/8/2019). Valentino Rossi memulai balapan MotoGP Republik Ceska 2019, finis pada peringkat keenam. Sebelumnya Rossi berada pada peringkat ketujuh, dengan hasil yang didapat sekarang terbilang cukup baik mengingat di tiga serinya sebelumnya, The Doctor harus gagal mengakhiri lomba.

Pembalap dengan motor yang menunggangi motor YZR-M1, harus kalah 9,083 detik dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez yang berhasil menjadi pemenang pada balapan di Automotodrom Brno tersebut. Dengan hasil peringat keenam yang didapatkan oleh Rossi tentu saja bukanlah posisi yang ideal bagi dirinya yang mengharapkan kebangkitan bersama dengan Monster energy Yamaha pada paruh kedua MotoGP 2019.

Sebenarnya, Rossi memiliki kesempatan untuk finis di posisi yang jauh lebih baik tetapi dirinya harus tertahan cukup lama di belakang Pol Espargaro (KTM). Berada di belakang motor KTM membuat Rossi menjadi tertahan untuk mengejar para pembalap yang ada didepannya. Walaupun akhirnya, Rossi pun dapat mendahului Pol Espargaro, tetapi dirinya mengalami kesulitan untuk dapat menyusul motor KTM yang dianggap Rossi sebagai peringatan untuk Yamaha.

Sampai saat ini, KTM adalah motor pabrikan nomor lima di MotoGP 2019 dan hanya lebih baik dari Aprilia. Valentino Rossi merasa kuda besi yang ditungganginya itu masih memerlukan banyak perbaikan karena belum mempunyai kexepatan yang belum cukup memadai. Rossi pun menilai Yamaha masih jauh tertinggal dibandingkan dengan tim lain.

Pada saat balapan MotoGP 2019 di Republik Ceska, Valentino Rossi memulai balapan dari barisan ketiga, awalnya Rossi dapat melakukan start yang cukup baik, dan dapat mendahului pembalap lain seperti Johann Zarco (KTM), sebelum akhirnya Rossi harus tertahan dibelakang Pol Espargaro.

Adanya laporan berita dari Tuttomotoriweb, Rossi mengatakan, “Saya sebenarnya sedikit lebih cepat. Namun saya kesulitan untuk mendahului karena kami bermasalah di lintasan lurus,”

Valentino Rossi

“Kami selalu terlambat dalam pengereman sehingga kesulitan untuk mendahului meski pembalap di depan lebih lambat,” ucap Rossi menambahkan.

Ketika Valentino Rossi sudah menyusul Pol Espargaro, dirinya pun harus mengejar ketertinggalan dengan rombongan pembalap lain yang sudah terlalu jauh. Rossi pun harus turun satu peringkat ke posisi keenam setelah dirinya berhasil di kejar oleh pembalap asal LCR Honda, yakni Cal Crutchlow.

Kemudian, Rossi mengatakan, “Jarak dengan pembalap di depan sangat jauh. Mereka memiliki kecepatan yang lebih baik sehingga kami jelas harus bekerja lebih keras,”

Pembalap yang memiliki usia 40 tahun itu, ingin menjadikan sesi tes resmi di Automotodrom brno pada Sabtu (5/8/2019) sebagai peluang Yamaha untuk memperbaiki masalah yang menimpa dirinya tersebut.

Valentino Rossi pun menegaskan, “Semoga besok (Senin, red) kami bisa sedikit lebih baik. Kami tak berharap banyak. Ini hanya langkah pertama, tetapi menjadi sedikit lebih baik bukanlah hal buruk,” tuturnya.

“Tahun lalu di Brno, Yamaha membawa fender dan sekarang kami memiliki mesin baru untuk diuji. Kelihatannya keadaan akan membaik.”

“Namun Yamaha harus sadar bahwa kami harus bekerja keras untuk memangkas gap itu.”

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Moto GP