Connect with us

Moto GP

Memutuskan Berpisah Dengan KTM Bukan Pilihan Mudah Bagi Johan Zarco

TERBIT.COM – Johan Zarco dan KTM kini telah memutuskan akan mengakhiri kebersamaan mereka diakhir MotoGP 2019 ini, mengenai hal tersebut Zarco mengaku bahwa itu bukan merupakan keputusan mudah baginya. Terlebih lagi keputasan tersebut juga menandai putusnya kontrak di tengah jalan.Pada musim 2018 lalu, Zarco memutuskan untuk meninggalkan Monster Yamaha Tech 3, kemudian pebalap asal Pransic tersebut melabuhkan diri ke tim Red Bull KTM, saat dirinya memutuskan untuk bergabung dengan KTM kala itu ia diikat kontrak selama dua tahun lamanya, akan tetapi kini baru satu musim bersama Zarco telah memutuskan untuk mengakhiri kebersamaanya dengan KTM.

Jika melihat performanya di MotoGP 2019, bersama KTM harus diakui bahwa dirinya melewati musim dengan cukup susah payah, ia tercatat hanya berhasil mengumpulkan 22 poin dari total 11 seri MotoGP yang telah ia lalui, posisi ini membuat Zarco tertinggal jauh dari Pol Espargo dan juga Migue Oliviera, dimana keduanya saat ini telah mengumpulkan 61 poin dan juga 26 poin. Bahkan pencapaina terbaik Zarco bersama KTM sampai sejauh ini adalah dirinya hanya mampu finis di posisi ke 10.

Kemudian mengenai kesepakatan perpishaan kedua belah pihak tersebut telah dirilis secara resmi oleh pihak KTM, mereka menyataka bahwa Zarco tidak akan menyelesaikan kontraknya yang seharusnya berakhir pada 2020 mendatang.

“Johann Zarco dan Red Bull KTM tidak akan menyelesaikan musim kedua dari kontrak dua tahun yang habis pada 2020. Mantan Juara Dunia Moto2 dan tim pabrik telah memutuskan untuk mengakhiri tugasnya dengan warna oranye pada akhir kampanye 2019,” tulis pernyataan KTM.

Pihak KTM membeberkan salah satu perpisahan dini yang disepakati oleh kedua belah pihak adalah karena Zrco tidak mampu melakukan adaptasi dnegan motornya.

“Zarco sudah mencoba menyesuaikan gaya balapannya dengan KTM RC16 dan tim tanpa lelah mencoba membentuk mesin motor nomor lima sesuai keinginan dan kebutuhan pebalap asal Prancis tersebut. Sementara rekan setim, Pol Espargaro secara rutin tampil di kualifikasi Q2 dan terus bersaing untuk posisi-posisi 10 besar,” ungkap KTM seperti dilansir Crash.
Selain pihak KTM Zarco secara pribadi juga telah mengeluarkan pernyataanya melalui akun isntagramnya.
“Resmi sudah, saya takkan balapan dengan KTM Factory Racing untuk MotoGP musim 2020. Ini keputusan yang sulit untuk diambil, saya punya peluang untuk melakukan pekerjaan terbaik di dunia dan saya ingin melakukannya dengan senyuman, membalap untuk podium,” ungkap Zarco di Instagram.
“Sebagai profesional, saya tetap fokus untuk sisa musim 2019, memberikan yang terbaik dan mencoba meningkatkan kemampuan saya,” imbuhnya.

Sampai sejauh ini masih belum bisa diketahui nantinya kemana Zarco akan belabuh setelah berpisah dengan KTM.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Moto GP