Connect with us

Moto GP

Jorge Lorenzo Sebut Motor Yamaha M1 Masih Cocok Untuknya

Jorge Lorenzo Sebut Motor Yamaha M1 Masih Cocok Untuknya

MotoGP – Walaupun sudah menyatakan pensiun dari MotoGP, Jorge Lorenzo mengatakan kalau Motor yang cocok untuknya saat memakainya adalah Motor MotoGP Yamaha M1.

Mulai tahun ini dirinya mendapatkan tugas untuk menjadi test rider Yamaha. Memang dirinya sudah pensiun, namun tugas ini sangat sayang untuk ditolak olehnya.

Ketika ikut ambil bagian dalam shakedown test yang berlangsung pada hari Selasa, 4 Februari 2020 di Sepang, Malaysia, ia kembali menunjukkan aksinya diatas motor MotoGP.

Lorenzo akhirnya kembali menaiki motor MotoGP Yamaha usai selama tiga tahun berpisah dengan Yamaha. Dia juga memberikan kesannya ketika mengendarai motor Yamaha YZR-M1.

Jorge Lorenzo Sebut Motor Yamaha M1 Masih Cocok Untuknya

“Sudah di tunggu-tunggu sekian lama,” imbuh Lorenzo.

“Tidak mudah memahami beberapa hal yang tentu hal ini membuat saya sedikit gugup. Sudah tiga tahun lamanya, apakah kekuatannya berkurang. Setelah saya rasakan ternyata karakteristiknya tak berubah,” ucapnya.

“Semuanya memiliki kekurangan serta kekuatan yang lebih. Semua akan terus dianalisa dan di masa yang akan datang akan ada kemajuan lebih lagi,” katanya.

“Suara mesin yang halus dan tak terlalu berdampak untuk pengendaranya,” lanjutnya.

“Ini masih cocok, bagi saya ini sangat cocok untuk kegiatan saya berkendara,” ujar Lorenzo berkomentar tentang kesannya mengendarai Yamaha M1.

Jorge Lorenzo Sebut Motor Yamaha M1 Masih Cocok Untuknya

Saat melakukan test drive motor MotoGP M1 ini dirinya telah menyelesaikan 46 putaran. Penyelesainnya tips dengan waktu yang ditempuh pembalap KTM, Pol Espargaro yaitu hanya satu detik.

“Jangka waktu yang cukup lama setelah tiga bulan tidak berkendara dan tiga tahun lamanya tidak mengendarai motor Yamaha. Hal tersebut membuat saya perlu memulainya dengan perlahan dan menambah kecepatan setiap putaran sampai satu detik,” sambungnya.

“Kami hanya berselisih waktu satu detik saja. Dengan putaran sebanyak itu masih bisa diterima untuk hari pertama.”

“Kami percaya bahwa kami akan tersebut berkembang, saya merasa senang dengan ini, motor ini pun masih terbilang kompetitif,”

Pria kelahiran 4 Mei 1987 ini mengakhiri kariernya di MotoGP pada 17 November 2019 kemarin. Dirinya sempat bergabung dengan Ducati Corse, dan merupakan juara kelas dunia di 250cc tahun 2006 dan 2007.

10 Oktober 2010 Pria yang lahir di pulau Balearic Mallorca ini keluar sebagai peringkat ke tiga juara dunia MotoGP di GP Malaysia.

Di kelas 125cc pada tahun 2002 sempat tidak bisa ikut berlatih karena usia yang belum memumpuni untuk ikut regulasi. Dimusim berikutnya ia berhasil memenangkan Grand Prix pertamanya di seri Rio de Janeiro di Brazil.

Gelar kejuaraan dunia 250cc berhasil ia pertahankan usai memenangkan 9 kali kemenangan dan 9 kali pole position. Hal itu membuat dirinya tercatat sebagai pembalap asal Spanuol tersukses di kelas 250cc dengan berhasil meraih kemenangan 16 kali melewati catatan kemenangan pembalap asal Spanyol lainnya yaitu Daniel Pedrosa dan Sito Pons.

Bulan Juli 2007 ia menjalin kontrak dengan Flat Yamaha serta menjadi rekannya Valentino Rossi di musim 2008 dan 2009.

Seri pertama ia langsung menangkan kelas MotoGP di sirkuit Estoril, Portugal untuk pertama kalinya. Ia sempat tidak bisa ikut di MotoGP Grand Prix China karena alami kecelakaan saat berlatih. Walau tetap ikut namun tidak bisa maksimal dirinya tetap bisa meraih posisi keempat.

Hampir sama, di seri Le Mans dirinya alami kecelakaan saat latihan bebas, tatapi baiknya ia berhasil finis di urutan kedua.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Moto GP