Connect with us

Moto GP

Ducati Sebut Manajer Repsol Honda Salah Tafsir Yang Memicu Kontroversi

Berita kali ini dari MotoGP, Direktur olah raga Ducati yaitu Paolo Ciabatti, menyebutkan bahwa Alberto Puig sudah salah dalam menyebutkan komentarnya pada beberapa waktu lalu. Manajer tim repsol Honda yaitu Alberto Puig, dirinya sempat bereaksi keras dalam menyebutkan bahwa Ducati harus belajar dari sejarah. Tentu ini membuat ia tidak tinggal diam dalam menanggapi komentarnya.


Paolo Ciabatti dirinya menilai jika pertanyaan dari Alberto Puig itu hanya bertujuan untuk memicu sebuah kontroversi terutama yang tertuju pada kubu Ducati. Selain dari adanya kontroversi itu, Ciabatti menilai Puig sudah salah mentafsirkan pernyataanya pada beberapa waktu lalu. Kata Paolo “Puig melakukan penafsiran yang salah dengan pernyataan saya. Kini dia bermaksud untuk memicu kontroversi atas hal itu,” .


Pada saat itu Ciabatti merasa dirinya saat itu hanya mengatakan fakta jika Honda tidak akan memenangkan apapun tanpa adanya sosok dari Marc Marquez.”Dengan rasa hormat yang sangat tinggi dari saya kepada Honda, jumlah gelar juara dan kemenangan mereka akan sangat berbeda tanpa Marquez,” kata pria yang berasal dari Italia itu. Lalu ia menambahkan “Akan tetap berbeda, meskipun mereka masih mempunyai dua pembalap hebat seperti Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow,”. Dengan adanya komentar tersebut tentu membuat dua kubu saling melontarkan anggapan akan adanya masing-masing tanggapan yang diberikan.


Pada musim debut 2013 yang lalu, pembalap yang memiliki julukan The baby Alien dirinya selalu tampil trengginas bersama dengan tunggangannya.


Paolo Ciabatti juga sebelumnya pernah membuat pernyataan yang menuding jika Honda hanya mendesain motor untuk Marc Marquez saja. Paolo berucap, “Saya hanya mencatat fakta yang tak terbantahkan, yaitu peran yang dimainkan oleh Marc Marquez,”. Paolo Ciabatti menambahkan, “Marc telah meraih banyak kemenangan dan kejuaraan sejak debutnya di kelas utama MotoGP pada musim 2013,”. Mereka sama-sama ingin menyampaikan kemenangan atas timnya tersebut tidak terlepas dari pembalap yang menungganginya. Ducati dan Honda pada saat ini, keduanya sedang bersaing ketat untuk menggapai gelar juara dunia MotoGP 2019 melalui rider andalan masing-masing yang sudah dipersiapkan.

Repsol Honda yang ditunggangi oleh Marz Marquez telah berhasil menutup pada paruh pertama dengan posisi di peringkat pertama. Sementara itu Andrea Dovizioso yang merupakan ujanung tombak dari Ducati harus rela menutup paruh pertma dengan berada pada posisi diperingkat kedua. Jarak antara kedua pembalap tersebut cukup jauh yang dimana Dovizioso terpaut 58 angka dari Marc Marquez sampai seri kesembilan MotoGP 2019.


Kemudian MotoGP akan kembali mengadakan balapannya setelah jeda musim panas pada tanggal 2-4 Agustus 2019 mendatang yang berlokasi di Automotodrom Brno, republic Ceska.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Moto GP