Connect with us

Moto GP

Awal Karier Lorenzo Bersama Honda Kurang Gemilang

TERBIT.COM – Di awal musim Moto-GP 2019, pembalap asal Spanyol yang pernah menjadi juara dunia sebanyak 5 kali Jorge Lorenzo menjadi sorotan. Pasalnya di awal musim ini, Lorenzo diboyong untuk pindah dari Ducati ke tim Repsol Honda.

Menurut data yang beredar, kontrak Lorenzo di Repsol Honda terbilang fantastis, yakni 4 juta euro per  tahun. Atau jika dikonversi ke rupiah sekitar Rp 63,3 miliar per tahun.

Jadi jika dihitung per balapan karena Moto GP 2019 memiliki 19 seri, maka tim Repsol Honda harus membayar Lorenzo dengan 3,3 Miliar rupiah per satu kali balap.

Namun diluar dugaan tim Repsol Honda, Lorenzo ternyata tidak seperti apa yang diharapkan. Sebab dalam dua kali balapan, Lorenzo hanya bisa mengantongi 7 poin yakni dengan finish di urutan ke 13 di GP Qatar dan finish ke 12 di GP Argentina.

Atas hasil yang kurang memuaskan tersebut, tim pabrikan asal jepang ini sudah membuang uang sekitar 6,6 miliar untuk dua seri awal Moto GP 2019 dengan debut Lorenzo bersama Honda.

Pembalap berusia 31 tahun tersebut gagal memberikan kesan positif bagi tim barunya, terlepas dari cedera yang dialami sebelumnya usai jatuh di Losail.

Start yang kurang positif Lorenzo ini mirip dengan karier awalnya bersama Ducati. Padahal banyak yang menganggap bahwa karier Jorge Lorenzo di Honda akan diawali dengan gemilang.

Bos Repsol Honda Alberto Puig hanya bisa pasrah akan keadaan Lorenzo kali ini. Ia menganggap bahwa Lorenzo hanya perlu waktu untuk beradaptasi dengan motor barunya. Meskipun harus mengorbankan paruh musim pertama.

“Dengan Lorenzo, rencananya di Rio Hondo adalah sebagai start yang baik dan kemudian menggunakan kekuatan dia di putaran awal serta mencoba untuk menetapkan kecepatannya. Namun, dia mengalami masalah dan insedikit mengacaukan balapannya,” ucap Puig di AutoSport.

“Dalam perkara Lorenzo, kami memahami bahwa di awal musim ini tidak akan mudah, namun kami tetap berharap dan yakin sekali dia akan terbiasa dengan motor ini dan Lorenzo akan bertarung lagi untuk menempati posisi terdepan.” Tambahnya.

Marquez sebagai rekan setim nya di Repsol Honda juga berpendapat bahwa Lorenzo akan bisa kencang bersama Honda.

“Aku tahu, yang jelas Lorenzo adalah pembalap yang tidak biasa. Dia bisa cermat dan selalu teliti. Dia suka jika segala sesuatunya berada di tempat yang tepat, dan ketika ini terjadi dia bisa sangat kencang.” Ucap Marquez.

“Kapan ini akan terjadi? Aku tidak tahu, kupikir secara fisik dia sudah sangat kuat. Namun, mungkin sekarang masih proses adaptasi, dan dia lebih sulit dari dugaan Honda,” Marques menambahkan.

Lorenzo pun akan mencoba memperbaiki performanya di seri ke 3 Moto GP yang akan di gelar di Austin pada tanggal 24 April 2019 mendatang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Moto GP