Connect with us

Lifestyle

Wejangan Ulama Inggris Untuk Pemain Muslim Yang Akan Tampil Di Final Liga Champions

TERBIT.COM – Ulama asal Inggris berbasis di London, Ajmal Masroor telah memberikan nasehat kepada para pemain sepakbola Muslim yang sedang menjalani ibadah puasa Ramadhan namun di tuntut untuk tampil di Liga Champions musim ini.

Seperti yang kita tahu bahwa partai kali ini mempertemukan 2 tim yang sama-sama berasal dari Inggris yaitu Liverpool dan juga Tottenham Hotspurs yang rencananya akan digelar di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid pada tanggal 2 Juni 2019 mendatang.

Dari dua tim yang akan berjuang di partai final setidaknya ada enam pemain yang beragama Islam. Empat pemain diantaranya berasal dari The Reds yaitu Mohamed Salah, Sadio Mane, Xherdan Shaqiri dan Naby Keita. Sedangkan 2 pemain berasal dari klub lawan The Reds yaitu Tottenham Hotspurs dimana ada Moussa Sissoko dan juga Serge Aurier.

Menjelang partai final Liga Champions, Ajmal Masroor yang sekaligus merupakan anggota dari Dewan Muslim Inggris menegaskan kepada para pemain bola yang beragama Islam dimana penegasan tersebut yaitu bulan Ramadhan adalah kewajiban. Dia juga menyebutkan bahwa dengan berpuasa tidak akan membahayakan penampilan mereka di lapangan.

“Dalam Ramadan, hanya ada pengecualian kepada Anda yang sakit atau bepergian. Anda dapat menggantinya di hari-hari tertentu,” katanya.

“Jika seorang pemain sepak bola mengatakan kepada saya seperti ini: ‘Saya tidak dapat memenuhi kewajiban profesional saya jika berpuasa.’ Tentunya, saya tidak dapat menganggap ini sebagai alasan yang dapat diterima.”

“Petugas pemadam kebakaran harus berpuasa, polisi harus berpuasa, guru sekolah harus berpuasa di bulan Ramadan. Ini (berpuasa di final Liga Champions) adalah bagian dari tantangan yang Anda hadapi,” ujar Masroor.

Ajmal Masroor juga memastikan bahwa Puasa Ramadhan tidak akan menghancurkan kariernya di dunia sepak bola. Dia juga mengatakan bahwa doa-doa dari orang yang berpuasa akan didengar lebih cepat Oleh Allah SWT.

“Jika seorang pemain bola menghasilkan 100 ribu pound sterling seminggu, tapi malah mengatakan bahwa puasa selama satu bulan akan membahayakan kariernya, itu tidak benar-benar valid,” ucapnya.

“Satu bulan doa dan puasa yang dikalani penuh mungkin sangat bermanfaat bagi pemain itu. Saya pikir jika kita akan benar-benar multikultural, maka klub dan pelatih harus beradaptasi dengan pemain Muslim yang beribadah selama Ramadan.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Lifestyle