Connect with us

Formula 1

Musim Yang Terganggu Dan Berjuang Melawan Virus Corona

Musim Yang Terganggu Dan Berjuang Melawan Virus Corona

Formula 1 – Pandemi virus corona telah menghentikan acara peringatan 70 tahun Formula 1, bagi tim-tim yang menghadapi kehancuran finansial, musim ini berakhir dengan air mata, kecuali olahraga memotong biaya dan mencapai pengeluaran yang berkelanjutan kedepannya.

Selama berminggu-minggu berita tentang apakah olahraga dapat bertahan dalam format saat ini terus saja berdatangan, menjelang pembicaraan penting pada hari Kamis kemarin antara badan pengatur balap motor FIA, bos Formula Satu dan 10 tim yang mengambil bagian dalam sirkuit.

“Krisis ini membuat jalannya F1 menjadi tidak sehat, tidak hanya itu saja, semua olahraga pun terkena dampaknya, dan terus berkelanjutan sampai pada titik di mana kita membutuhkan perubahan yang besar,” imbuh kepala tim McLaren Andreas Seidl kepada wartawan menjelang konferensi.

Formula 1 merek motorsport mewah termahal sebelumnya sudah mengalami krisis keuangan. Menyusul krisis 2007-2008 produsen BMW, Honda, Toyota dan Renault berhenti. Pada tahun 2009, Grand Prix Prancis dibatalkan dan sirkuit Fuji di Jepang milik Toyota telah keluar. Tetapi dengan Formula 1 memangkas dalam hal biaya, semua perlahan kembali pulih.

Kali ini pukulan yang dialami oleh olahraga dan ekonomi global lebih sulit dari yang dibayangkan dan olahraga mungkin kurang siap untuk menghadapi pukulan yang berasal dari wabah ini.

Musim F1 Yang Terganggu Dan Berjuang Melawan Virus Corona

28 (Australia, Monako) telah dibatalkan, tujuh (Bahrain, Cina, Vietnam, Belanda, Spanyol, Azerbaijan, Kanada) telah ditunda dan menunggu jadwal putaran selanjutnya, dimulai dengan Grand Prix Prancis yang awalnya di rencanakan pada 28 Juni, muncul keraguan dalam kelangsungannya.

Lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan peringkat Formula Satu, yang dimiliki oleh kelompok Amerika Liberty Media pada awal April, tetapi mereka mengatakan olahraga itu bisa bertahan di musim yang hilang ini.

“Formula Satu memiliki likuiditas yang kuat dan basis biaya yang cukup fleksibel untuk dikelola melalui musim 2020 yang sangat terbatas,” tulis Moody’s,

“kemungkinan akan dapat mendukung pembatalan penuh.” tambahnya.

Kepemimpinan olahraga tidak menduga dengan wabah ini, itu membuat mereka masih belum siap untuk membatalkan musim ini.

“Jika kami dapat memulai pada awal Juli, kami bisa melangsungkan musim dengan 19 balapan,” ucap Ross Brawn, direktur pelaksana F1, pada 8 April.

“Delapan balapan adalah batah minimal yang bisa kita miliki untuk sebuah kejuaraan dunia.”

“Kita bisa mencapai delapan balapan jika dimulai pada bulan Oktober. Jadi, jika Anda menginginkan titik terakhir, itu akan menunjukkan di bulan Oktober.”

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Formula 1