Connect with us

Bulu Tangkis

Tiga Pebulutangkis Asal Indonesia yang Berkarier di Negara Lain

pebulutangkis dunia

Bulutangkis – Ternyata ada beberapa pebulutangkis dunia yang berasal dari Indonesia namun memilih untuk memperkuat negara lain. Sejatinya, Indonesia merupakan salah satu negara yang melahirkan banyak atlet bulutangkis dunia selama beberapa dekade ini.

Banyak nama hebat dari generasi ke generasi yang membawa nama baik tanah air dalam laga bulutangkis internasional, sebut saja Rudy Hartono, Liem Swie King, Susy Susanti, hingga Taufik Hidayat, dan untuk generasi saat ini ada Kevin Sanjaya serta Anthony Ginting dan lainnya.

Begitu banyaknya atlet bulutangkis dunia yang berpotensi dan melahirkan banyak prestasi, tidak mengherankan jika banyak anak muda yang begitu ingin meraih hal yang sama. Berlatih keras, dan berjuang membawa Indonesia ke kancah Internasioanl dengan mempersembahkan medali emas, pasti sangat indah jika dapat terjadi.

Akan tetapi, berbeda dengan beberapa atlet ini yang memilih untuk membela negara lain. Mereka bahkan sempat mendapatkan gelar juara dengan negara baru yang dia perkuat. Walau begitu, mereka sendiri merupakan kelahiran dari Indonesia. Lalu, siapa saja pebulutangkis dunia asal Indonesia yang perkuat negara lain? Berikut ulasannya!

Danny Bawa Chrisnanta di Singapura

pebulutangkis dunia

Danny Bawa Chrisnanta berasal dari Indonesia. Akan tetapi, di tahun 2013 lalu, Danny akhirnya menjadi warga negara di Singapura. Saat menjadi pebulutangkis aktif di Singapura, Danny berduet dengan Chayut Triyachart di kelas ganda putra. Ia kini menjadi pemain yang sukses di negara singa tersebut.

Salah satunya dalam aksinya di turnamen Macau Open 2014 lalu. Pada laga final, duet Singapura tersebut bersua dengan ganda putra Indonesia yakni Angga dan Ricky Karanda. Beberapa gelar populer diperoleh Danny sepertinya Malaysia Masters dan Dutch Open. Catatan itu menjadikan Danny menjadi salah satu atlet terbaiknya di rangking BWF untuk ganda campuran, yaitu posisi 9 dunia di tahun 2013, dan ganda putra pada posisi 16 dunia pada 2015 lalu.

Setyana Mapasa di Australia

pebulutangkis dunia

Setyana Mapasa awalnya menjadi atlet di pelatnas PBSI ketika masih menjadi atlet junior, namun dia mendapatkan cedera dan pensiun muda. Tidak ingin terpuruk, Setyana berangkat ke Australia dan menjadi warga negara di sana.

Atlet bulutangkis dunia tersebut berasal dari Manado, Sulawesi Utara dan menjadi warga negara Australia secara resmi di tahun 2014 lalu. Sejak saat itu, dia akfif menjalani kariernya menjadi atlet Australia untuk ganda putri dengan Gronya Somerville.

Prestasi mengesankan dari Setyana terjadi pada tahun 2019 lalu. Laga Setyana dan Gronya membawa mereka meraih piala Canada Open 2019, setelah menang atas ganda putri Korea Selatan, Chang Ye-na dan Kim Hye-rin.

Ade Resky Dwicahyo di Azerbaijan

pebulutangkis dunia

Atlet lainnya adalah Ade Resky yang lahir di Kendari . Atlet bulutangkis Indonesia ini yang masih berumur 21 tahun tersebut sempat memperlkuat Timnas Bulutangkis Indonesia dalam dua turnamen beregu yaitu Kejuaraan Junior Asia dan Kejuaraan Dunia Bulutangkis di tahun 2016.

Akan tetapi, dalam ajang Kejuaraan Asia Junior 2016, Timnas Bulutangkis Indonesia bersama Ade Resky tidak berhasil melaju ke babak perempatfinal saat dikalahkan Korea Selatan. Demikian juga dengan Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2016, Timnas juga kalah di babak perempatfinal.

Dua turnamen itu merupakan turnamen bulutangkis Internasional yang terakhir dia mainkan dengan Timnas Bulutangkis Indonesia, karena dia kini sudah pindah ke Azerbaijan. Di Tahun 2018 lalu, pemain lulusan klub PB Exist Jakarta itu sukses meraih gelar di Kharkiv International Challenge pada Agustus 2018 silam.

 

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Bulu Tangkis