Connect with us

Bulu Tangkis

Setahun Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Ini Komentar Gregoria Mariska Tunjung

Pekan ini Jepang sedang mengadakan turnamen bulu tangkis Japan Open 2019. Pada 24 Juli 2019 kemarin, menandakan tepat satu tahun akan digelarnya ajang bergengsi Olimpiade 2020 yang akan dilaksanakan di Tokyo, Jepang. Turnamen sebagai kategori BWF Tour Super 750 itu akan bertempat di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo Jepang.

Stadion indoor yang memiliki kapasitas lebih dari 10.000 penonton ini akan menjadi salah satu venue yang dimanfaatkan pada Olimpiade Tokyo 2020, termasuk untuk kategori cabang olahraga bulu tangkis. Dengan kapasitas yang banyak ini memberi kesempatan bagi para pecinta bulu tangkis untuk dapat menyaksikan secara langsung acara yang akan dilaksanakan tahun depan itu.

Pihak BWF di sela terselenggaranya Japan Open 2019, mewawancarai beberapa pemain bulu tangkis mengenai persiapan yang akan dilakukan para atlet setahun jelang dilaksanakannya Olimpiade 2020. Salah satu pemain yang diwawancarai adalah tunggal putri yang berasal dari Indonesia, yaitu Gregoria Mariska Tunjung.

Saat ini Gregoria Mariska Tunjung menduduki peringkat ke-16 dunia, dirinya sedang berusaha mengamankan posisinya agar dapat berpartisipasi dalam ajang Olimpiade 2020 mendatang. Selain itu, tidak hanya bersaing dengan tunggal putri dari Negara lain, Gregoria juga harus memenangkan persaingan internal untuk bisa tampil pada ajang yang dilaksanakannya empat tahun sekali itu.

Aturan dalam Olimpiade ini, setiap Negara hanya diperbolehkan mengirimkan maksimal sebanyak dua wakil dari slot yang tersedia (nomor tunggal menyediakan sebanyak 38 slot sedangkan nomor ganda hanya diikuti 16 pasangan). Untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020, Gregoria Mariska Tunjung harus bisa lebih dulu dalam memenangkan persaingan internal yang terjadi pada nomor tunggal putri. Perempuan yang berasal dari Wonogiri itu harus bisa mengalahkan Fitriani yang sekarang posisinya berada di peringkat ke-31 BWF dan Ruselli Hartawan yang diperingkat 39.

Gregoria mariska Tunjung berkomentar mengenai persaingan yang sedang dijalani bersama kompariotnya demi mendapatkan tiket Olimpiade Tokyo 2020.

Berdasarkan berita dari BWF, Gregoria mengatakan, “Saya tidak ingin sekadar berpartisipasi di Olimpiade. Saya ingin meraih sesuatu (prestasi),”
“Saya sedikit gugup karena persaingan internal yang terjadi di antara kami bertiga. Saya merasa harus tampil lebih baik ketimbang mereka di setiap turnamen,” ucap gadis yang berusia 19 tahun itu.

Sekarang, Gregoria Mariska Tunjung sedang berusaha menambah kumpulan poin untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dengan mengikuti ajang Japan Open 2019. Dirinya mendapatkan kemenangan atas lawannya Line Hojmark Kjaersfeldt (Denmark) pada babak pertama, sekarang Gregoria akan menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase 16 besar.

Gregoria Mariska Tunjung pada babak itu akan menghadapi lawannya yang merupakan tunggal putri nomor satu dunia, yaitu Tai Tzu Ying (Taiwan), pada Kamis (25/7/2019).

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Bulu Tangkis