Connect with us

Bulu Tangkis

Piala Sudirman 2019 Semakin Dekat, Ini 3 Fakta Menarik yang Wajib Diketahui

TERBIT.COM – Gelaran turnamen Piala Sudirman 2019 tinggal menghitung hari. Tahun ini Piala Sudirman 2019 akan digelar di Nanning, China pada 19-26 Mei mendatang. Namun ternyata menjelang Piala Sudirman edisi ke- 16 ini menyimpan fakta-fakta menarik untuk dibahas.

Piala Sudirman edisi ke- 16 yang merupakan turnamen beregu campuran ini Jepang dan juga China saat ini menjadi unggulan nomor satu dan nomor dua. Hal tersebut dikarenakan Jepang dan juga China memiliki kekuatan yang seimbang dalam 5 sektor yang terdapat dalam turnamen ini.

Jepang yang merupakan unggulan pertama dalam Piala Sudirman 2019 ini tercatat telah mengumpulkan 450.469 poin. Poin tersebut disumbangkan oleh atlet-altet yang mereka kirimkan pada lima sektor. Poin terbanyak disumbangkan oleh atlet pada nomor tunggal putra, Kento Momota yang telah menyumbangkan 104.750 poin untuk Jepang.

China yang merupakan unggulan kedua juga tercatat telah membawa pulang 10 trofi dalam turnamen tersebut. China juga tercatat telah mengoleksi 442.562 poin. Selain itu Korea Selatan sang juara bertahan kini bertengger di urutan kelima setelah mereka sukses mengoleksi 301.475 poin.

Saat ini kontingen unggulan kedua tersebut memiliki misi besar dalam gelaran Piala Sudirman 2019 ini. Mereka ingin merebut Piala Sudirman dari Korea Selatan. Sebelumnya China tercatat mengalami kekalahan 2-3 pada saat babak final Piala Sudirman 2017 lalu. China harus menerima kekalahannya pada turnamen yang digelar di Gold Coast, Australia tersebut.

Untuk Indonesia sendiri nampaknya masih belum dapat merebut Piala Sudirman ini. Indonesia sendiri tercatat pernah satu kali membawa trofi Piala Sudirman pada tahun 1989. Pada edisi perdana tersebut Indonesia berada pada urutan ketiga sebagai unggulan dengan sukses meraih 353.008 poin.

Menjelang bergulirnya Piala Sudirman 2019, berikut ini adalah beberapa fakta menarik seputar Piala Sudirman yang berhasil dikumpulkan oleh TERBIT.COM dari berbagai sumber yang ada:Sejarah Piala Sudirman
Piala Sudirman ini merupakan turnamen bulu tangkis yang pertama kali digagaskan oleh Indonesia pada tahun 1986. Namun turnamen beregu campuran ini baru terealisasi tahun 1989 di Indonesia. Nama Sudirman sendiri diambil dari legenda bulu tangkis Indonesia, Dick Sudirman. Dick Sudirman serupakan tokoh penting dalam perkembangan bulu tangkis di Indonesia.

Trofi Piala Sudirman Berbeda dengan Thomas-Uber
Bentuk dari trofi Piala Sudirman sendiri berbeda dengan trofi Thomas-Uber. Trofi turnamen beregu campuran ini memiliki nilai artistic yang lebih tinggi. Trofi dengan tingga 80cm tersebut merupakan hasil rancangan anak bangsa, Rusnadi dari Fakultas Seni Rupa, Institut Teknologi Bandung. Trofi tersebut berlapis emas 22 karat dan penutupnya berbentuk bangunan ikonik asal Indonesia yaitu candi Borobudur.

Negara yang paling banyak meraih gelar adalah China
Meski mamanya digagaskan oleh Indonesia, ternyata China merupakan negara yang paling banyak meraih gelar juara dalam Piala Sudirman ini. Tercatat 10 kali negara tirai bambu ini membawa trofi Piala Sudirman ke negara mereka.

Menjelang bergulirnya Piala Sudirman 2019, berikut ini adalah beberapa fakta menarik seputar Piala Sudirman yang berhasil dikumpulkan oleh TERBIT.COM dari berbagai sumber yang ada:

Sejarah Piala Sudirman
Piala Sudirman ini merupakan turnamen bulu tangkis yang pertama kali digagaskan oleh Indonesia pada tahun 1986. Namun turnamen beregu campuran ini baru terealisasi tahun 1989 di Indonesia. Nama Sudirman sendiri diambil dari legenda bulu tangkis Indonesia, Dick Sudirman. Dick Sudirman serupakan tokoh penting dalam perkembangan bulu tangkis di Indonesia.

Trofi Piala Sudirman Berbeda dengan Thomas-Uber
Bentuk dari trofi Piala Sudirman sendiri berbeda dengan trofi Thomas-Uber. Trofi turnamen beregu campuran ini memiliki nilai artistic yang lebih tinggi. Trofi dengan tingga 80cm tersebut merupakan hasil rancangan anak bangsa, Rusnadi dari Fakultas Seni Rupa, Institut Teknologi Bandung. Trofi tersebut berlapis emas 22 karat dan penutupnya berbentuk bangunan ikonik asal Indonesia yaitu candi Borobudur.

Negara yang paling banyak meraih gelar adalah China
Meski mamanya digagaskan oleh Indonesia, ternyata China merupakan negara yang paling banyak meraih gelar juara dalam Piala Sudirman ini. Tercatat 10 kali negara tirai bambu ini membawa trofi Piala Sudirman ke negara mereka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Bulu Tangkis