Connect with us

Bulu Tangkis

Perunggu Jadi Target Ganda Campuran Dalam Ajang Kejuaraan Dunia

TERBIT.COM – Richard Mainaky yang merupakan pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI, memberikan target minimal perunggu untuk para atlet yang akan tampil di ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, karena ajang bergengsi tersebut beliau angap sebagai miniatur dari Olimpiade Tokyo 2020.

Indonesia akan menjadi salah satu negara yang akan berlaga di kejuaraan dunia bulutangkis, ajang tersebut akan di helat di Basel, Swiss, pada tanggal 19 agustus hingga 25 Agustus 2019. Dalam kesempatan tersebut Indoensia akan mengirimkan setidaknya 4 ganda campuran. Keempat ganda campuran tersebut adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani, Havis Fiazal/Gloria Emanuelle Eidjaja, Rinov Rivaldy, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Ronald Alexander/Annisa Saufika. Dengan mengirim 4 wakil tersebut pelatih pelatnas PBSI berharap setidaknya 2 dari mereka akan lolos hingga ke empat besar.


“Tetap target harus dikejar paling minimal semifinal,” kata Richard ketika ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/8/2019). 

Bagi Ricard target yang diberika tersebut juga merupakan sebagai dasar acuan untuk mereka menatap Olimpiade 2020 Tokyo, maka dari itu Kejuaraan Dunia 2019 akan dijadikan sebagai ajang tes awal bagi para atlet sbelum mereka benar-benar akan melakoni gim di Olimpiade Tokyo 2020 nanti, karena dalam Olimpiade Tokyo nanti mereka akan menghadapi lawan-lawan yang sangat tangguh yang merupakan undangan dari Badminton World Federation (BWF), akan tetapi meskipun demikian sang pelatih menegaskan bahwa ia tak ingin membuat para atletnya merasa terbebani.

“Ini pra-Olimpiade. Masa saya sudah membuat banyak pemain masih ketar-ketir,” kata kakak kandung dari Rexy Mainaky ini.

Saat ini BMF telah merilis undian resmi, undian tersebut mereka rilis pada hari Senin tanggal 5 Agustus 2019 sore hari. Dalam undian itu dapat hasil bahwa dua ganda campuran Indinesia akan langsung mendapatkan bye, kedua ganda campuran tersebut adalah Praveen/Melati dan juga Hafiz/Gloria. Sedangkan ganda Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari mereka harus berjuang sejak babak pertama. Nantinya mereka diharuskan berduel dengan ganda campuran perwakilan dari Jerman, Marvin Seidel/Linda Efler, diamna dalam kompetisi-kompetisi sebelumnya kedua ganda tersebut belum pernah betemu sama sekali.

Sama halnya dengan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari nantinya Ronald/Annisa Saufika juga harus berjuang sejak babak pertama, mereka nanti akna bertemu dengan ganda campuran milik Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek. Pada pertemuan mereka yang terakhir kali di Thailand Open 2019, Robin/Selena tercatat lebih unggul dari mereka. Dalam pertemuan teakhir tersebut mereka menuntaskan gim dengan skor 21-18, 21-17.
“Ini kan ada empat ganda campuran kami turunkan. Harapannya bisa saling jegal tapi lihat situasinya juga bagaimana. Jelas pengalaman dari zaman Minarti Timur, saya selalu loloskan dua pasang,” kata Richard.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Bulu Tangkis