Connect with us

Berita Bola

Sanggupkah Mourinho bertahan di Tottenham?

Mourinho bergabung dengan Tottenham

Tepat dua hari lalu, Mauricio Pochettino akhirnya diberhentikan dari posisi pelatih oleh petinggi Tottenham, Daniel Levy. Keputusan ini diambil mengingat prestasi Spurs yang terus menurun dalam beberapa pertandingan terakhir. Banyak pihak terutama pemain Tottenham terkejut dengan keputusan yang terkesan mendadak ini. Selang beberapa jam kemudian, melalui telepon; Mourinho sudah terlibat pembicaraan serius dengan Levy untuk menggantikan Pochettino. Mourinho tidak langsung mengiyakan meskipun ia sendiri sangat ingin menangani klub asal kota London tersebut.

Mourinho dan Pochettino ketika keduanya masih di La Liga

Mourinho dan Pochettino ketika keduanya masih di La Liga

Alasan utama ia ingin melatih klub Inggris adalah karena keluarganya saat ini telah menetap di London. Itu sebabnya beberapa waktu lalu, Mourinho mengutarakan keinginannya untuk menangani Arsenal atau Spurs seandainya salah satu pelatihnya dipecat. Terlebih lagi, kedua klub ini berpusat di kota London, jadi, kendala keluarga tidak lagi menjadi masalah bagi Mou.

Kembali lagi ke alasan kenapa Mourinho tidak langsung menyetujui penunjukan oleh Levy. Seperti yang kita ketahui bersama, Daniel Levy terkenal sebagai salah satu petinggi klub yang sangat irit dalam mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk membeli pemain. Mourinho sendiri terkenal sebagai pelatih yang sangat berani mengeluarkan anggaran besar untuk membeli pemain bintang yang diinginkannya. Lihat saja sepak terjangnya ketika menangani klub Chelsea, Real Madrid, Inter dan Manchester United.

Dalam negosiasi alot tersebut, Mourinho sepakat dengan Levy untuk tidak meminta anggaran yang besar demi mendatangkan pemain bintang. Daniel Levy mengingatkan Mourinho jika Spurs tidak akan sanggup menyaingi klub besar Inggris seperti MU, Arsenal, City, Liverpool dalam hal anggaran pembelian pemain. Di sisi lain, Mourinho diharapkan bisa memanfaatkan dana segar yang tersedia dari hasil penjualan beberapa pemain yang akan dilepas ke klub lain pada Januari mendatang.

Beberapa pengamat sepak bola menilai, Mourinho sendiri bukannya tanpa resiko, dengan menerima tanggung jawab sebagai pelatih Spurs. Gagal dalam menangani dua klub raksasa asal Inggris sebelumnya, tentu akan lengkap jika saja prestasi Spurs tidak terangkat. Spurs bisa menjadi kesempatan terakhir Mou untuk membuktikan, ia masih layak dijuluki “the special one”. Ironis memang, beberapa bulan lalu, Mourinho dipecat karena kalah dari klub yang kini ditanganinya.

Tidak ada yang meragukan, jika kini Mourinho lebih siap menangani Spurs dibanding ketika masih di Manchester United. Fans bola menilai, ketika masih di MU, sebenarnya Mourinho tidak berniat menetap dalam jangka waktu lama, ini terlihat karena Mourinho hanya tinggal di hotel sepanjang masa tanpa ada niat mencari tempat tinggal menetap di kota Manchester.

Mourinho sendiri sangat optimis dengan stok pemain Spurs saat ini, ditambah lagi pemain-pemain muda hasil didikan akademi Spurs yang menurutnya sangat baik dan menunjang regenerasi pemain di skuad inti. Satu hal yang pasti dalam kesepakatannya menangani Tottenham, Mourinho meminta Daniel Levy untuk tidak menjual Harry Kane ke Real Madrid, setidaknya untuk jangka waktu 1,5 tahun ke depan demi mempersiapkan regenerasi skuad yang ia inginkan.

Mourinho berbincang dengan Kane

Mourinho berbincang dengan Kane

Rabu pagi waktu setempat, Mourinho pun resmi ditunjuk menjadi pelatih Spurs. Pelatih berusia 56 tahun itu berjanji akan membawa warna baru dalam ruang ganti pemain. Bekas pelatih MU ini memuji kualitas skuad yang ada sekarang, stadion olah raganya yang sangat berkelas serta lapangan tempat latihan yang sangat sesuai dengan kriterianya.

“Saya sangat bahagia dan tidak sabar untuk menjawab tantangan ini,” katanya tidak lama setelah konferensi pers.

Lama absen menangani klub sepak bola sejak dipecat dari posisi pelatih MU akhir 2018 lalu, pria yang akrab disapa Mou ini lebih banyak mengisi waktu sebagai komentator bola. Tawaran untuk melatih datang dari beberapa klub, ia pun kerap dikaitkan dengan Real Madrid, PSG, Lyon, namun Mou tetap ingin melatih di Inggris.

Mourinho telah menandatangani kontrak dengan Tottenham hingga musim 2022/23 mendatang dengan gaji pokok senilai delapan juta Poundsterling per tahun (belum termasuk bonus lain).

Berbicara mengenai klub warisan Mauricio Pochettino, Mourinho cukup puas karena klub masih mempertahankan beberapa pemain bintang yang dibutuhkan. Ia berjanji akan mengupayakan beberapa pemain baru dari akademi Tottenham untuk dimasukkan ke dalam skuad inti.

Lebih lanjut Mou memuji stadion Spurs yang baru diresmikan pada bulan Maret 2019 lalu. Stadion yang pembangunannya menghabiskan dana sekitar 1 milyar Poundsterling ini sangat megah. “Anda terlalu rendah hati jika menyebut stadion ini indah, realitasnya, ini adalah stadion terbaru dan terbaik di dunia,” tambahnya.

Tottenham Hotspur Stadium

Tottenham Hotspur Stadium

“Lapangan tempat latihannya juga sangat bagus, anda hanya bisa membandingkannya dengan lapangan tempat latihan “American Football” di Amerika Serikat. Saya sudah pernah melihat banyak lapangan di Eropa, tidak ada yang bisa menyamai kualitas lapangan milik Spurs.”

Training ground Spurs

Training ground Spurs

Pada momen itu pula, Spurs juga memperkenalkan beberapa orang staff baru termasuk pelatih Lille, Joao Sacramento dan Nuno Santos di samping nama-nama yang lain.

Ada cerita menarik dari dipanggilnya Joao Sacramentoke Spurs. Mourinho dikenal dekat dengan penasihat olah raga Lille, Luis Campos. Camposlah yang merekomendasikan Joao Sacramento ke Mou.

Joao Sacramento bergabung dengan klub League 1, Lille sejak 2017 lalu. Ketika itu, Gerard Lopez (pemilik yang sekarang) baru saja membeli klub tersebut. Saat itu, Lille masih ditangani oleh Marcelo Bielsa, pelatih yang kini menangani Leeds United. Bielsa kurang harmonis dengan sang pemilik sehingga dipecat.

Joao Sacramento kemudian ditunjuk sebagai pelatih sementara bersama Fernando da Cruz. Hingga kemudian Lille mendapatkan pelatih baru, Christophe Galtier; Sacramento pun diangkat menjadi asistennya.

Rui Faria tidak lagi bergabung dengan Mourinho

Rui Faria tidak lagi bergabung dengan Mourinho

Dalam mengumumkan staff yang akan membantunya, Mourinho menegaskan jika ia tidak akan satu tim lagi dengan Rui Faria, yang kini menangani timnas Qatar. Sementara itu pelatih penjaga gawang, Silvino Louro juga dikabarkan tidak akan bergabung dengan Mourinho.

Sementara itu, pelatih kebugaran seperti Carlos Lalin, analis tim Giovanni Cerra dan Ricardo Formoshino; dikabarkan akan ikut bergabung. Ketiganya dulu pernah membantu Mou sewaktu masih menangani Manchester United.

Jose Mourinho dalam sesi latihan Spurs

Jose Mourinho dalam sesi latihan Spurs

Bukan Mourinho namanya jika tidak membuat kontroversi, Selasa malam selesai menerima telepon Levy, ia tiba di lapangan latihan Spurs dan tidur disana hingga keesokan harinya.

Ia sudah membuat perencanaan untuk Spurs dalam menjalani laga di kandang West Ham pada Sabtu mendatang. Mourinho telah bertemu pada pemain pada Rabu petang untuk memulai sesi latihan.

Banyak pihak yang meragukan, berapa lama Mourinho akan bertahan di Spurs, akankah ia berhasil mengangkat klub ini kembali ke masa jayanya? Kita nantikan saja kiprah Mourinho mulai Sabtu mendatang, ketika Spurs akan dijamu di kandang West Ham.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola