Connect with us

Berita Bola

Ulasan liga Europa tadi malam

Nicolas Pepe

Pada pertandingan ketiga dalam liga Europa (25 Oktober 2019 dini hari), terjadi hasil pertandingan diluar prediksi banyak pihak. Manchester United, Wolves, Celtic dan Arsenal berhasil memboyong tiga angka.

Arsenal vs Vitoria de Guimaraes

Nicolas Pepe yang memperkuat Arsenal, mampu dua kali melakukan tendangan bebas yang berbuah gol tadi malam. Mungkin ini masih belum sebanding dengan bagaimana upaya Arsenal yang harus mengeluarkan budget besar 72 juta Poundsterling untuk mendatangkan Pepe.

Unai Emery dalam jumpa pers mengungkapkan kekagumannya, “Pepe memang sering melatih tendangan bebasnya dalam sesi latihan, tadi malam ia berhasil menunjukkan kualitasnya. Di 80 menit awal, Arsenal seperti kehilangan arah permainan sebelum Pepe menyamakan skor 2-2.”

Dari sayap kanan, Pepe melakukan tendangan yang mengarah ke sudut jauh gawang lawan dan GOL!! Penjaga gawang Vitoria, Miguel Silva sempat tertegun melihatnya.

Hasil 2-2 membuat semangat pemain Arsenal langsung bangkit kembali meskipun pertandingan tinggal kurang dari 15 menit. Bermain dengan kecepatan tinggi, di menit-menit akhir, Arsenal kembali dihadiahkan tendangan bebas. Penonton di stadion berdiri sambil menanti kejutan apa yang mungkin terjadi. Di lapangan, Matteo Guendouzi berdiskusi dengan Pepe mengenai taktik serangan ke gawang lawan.

tendangan bebas Pepe

tendangan bebas Pepe

Wasit meniupkan peluit untuk mengeksekusi tendangan, Guendouzi berlari ke depan mengecoh pertahanan lawan, Pepe kembali menunjukkan kualitasnya dengan tendangan melengkung yang berbuah gol. Rencana awal, memang bukan Guendouzi yang melakukan tendangan, ia hanya mengalihkan perhatian lawan untuk memberi ruang bagi Pepe melakukan tendangan.

Momen tadi malam memang berakhir luar biasa bagi Arsenal, kemenangan 2-1 yang sudah di tangan Vitoria lenyap sudah. Fans tuan rumah euforia, takjub dengan come back yang dilakukan Arsenal. Hampir saja Vitoria berhasil mempermalukan tim tuan rumah. Bahkan pelatih Unai Emery merasa Arsenal belum pantas untuk memboyong tiga angka dalam pertandingan tersebut. Jika saja Pepe tidak diturunkan, hasilnya akan lain.

Pepe mungkin pantas mendapatkan standing ovation dari fans Arsenal, tinggal waktu yang menentukan, sanggupkan Pepe kembali menunjukkan kualitasnya dalam laga selanjutnya.

Celtic vs Lazio

Celtic yang menjadi tuan rumah dalam pertandingan menghadapi Lazio, mungkin mengalami kendala hingga memasuki pertengahan babak kedua. Menggunakan strategi serangan balik cepat, Lazio tampil santai membiarkan Celtic melancarkan serangan ke jantung pertahanannya.

Celtic vs Lazio

Celtic vs Lazio

Kebobolan lebih dahulu pada menit ke-40, pemain Celtic beberapa kali melakukan kesalahan di menit-menit awal. Situasi mulai berbalik ketika Celtic berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 67 melalui tendangan Ryan Christie; skor 1-1 untuk kedua tim.

Skor berbalik 2-1 untuk Celtic ketika Christopher Jullien berhasil membobol gawang Lazio pada menit ke 89. Hasil ini bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Slovan Bratislava vs Wolverhampton Wanderers

Setelah meraih kemenangan dengan susah payah pada pertandingan sebelumnya melawan Besiktas, Wolves kembali meraih hasil positif di kandang Slovan Bratislava. Di atas kertas Wolves hampir saja kalah, tuan rumah lebih dulu membobol gawang Wolves pada menit ke 11. Di menit ke 58, melalui Roman Saiss, Wolves berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Raul Jimenez menumbang satu gol untuk Wolves melalui titik penalti.

Diogo Jota setelah mendapatkan kartu merah

Diogo Jota setelah mendapatkan kartu merah

Sejauh ini Wolves bermain cukup konsisten di ajang internasional, tim ini masih belum terkalahkan dalam tujuh laga terakhir. Menjelang menit ke 90, Diogo Jota harus dikeluarkan karena menerima kartu merah dari wasit.

Partizan Beograd vs Manchester United

Tidak jauh dari perkiraan para pengamat bola, MU mungkin hanya seri atau menang tipis di kandang Partizan Beograd.

Brandon Williams dijatuhkan lawan di kotak penalti

Brandon Williams dijatuhkan lawan di kotak penalti

Pada laga tadi malam, United boleh dibilang cukup beruntung karena dihadiahkan penalti oleh wasit. MU mendapatkan penalti setelah pemain muda Brandon Williams dijatuhkan di kotak penalti oleh pemain Partizan. Martial berhasil mengeksekusi penalti ini menjadi gol di menit ke 43.

Terlepas dari hasil akhirnya, pertandingan ini terasa sangat membosankan karena MU berulang kali melakukan kesalahan passing, sering terjadi pelanggaran dan lini pertahanan MU masih belum kompak.

Manchester United tidak mampu menunjukkan permainan berkelas dengan banyaknya pemain bintang yang dimiliki. Sangat berbeda dengan klub sekota Manchester City yang selalu tampil memukau dengan kemampuan pemain yang merata di semua lini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola