Connect with us

Berita Bola

Tim Ganda Indonesia Jadi Unggulan di Ganda Putra All England 2020

Marcus Fernaldi dan Kevin Sanjaya

Badminton – Tim ganda putra Indonesia menjadi tim yang diunggulkan dalam turnamen Badminton dunia, All England 2020. Mereka berpeluang melindungi gelar di tahun lalu dalam World Tour Super 1000 tersebut. Dua tim ganda tanah air saat berada di posisi teratas.

Pasangan Kevin dan Marcus berada di posisi pertama, yang membuat mereka memiliki kesempatan besar mendulang prestasi lagi seperti di tahun 2017 dan 2018 lalu, menjadi tim ganda putra terbaik di turnamen Badminton dunia ini. Ini menjadi momen balas dendam karena mereka di tahun lalu kalah di babak pertama melawan pebulutangkis China, Liu Cheng dan Zhang Nan.

Di sisi lain, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan berada di posisi kedua, juga berkesempatan meraih prestasi seperti di tahun lalu dan mencatatkan hat-trick di All England 2020, walaupun akan melawan pebulutangkis dunia lainnya, temasuk junior mereka di Pelatnas Cipayung.

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

Selain tim ganda putra Indonesia ini, ganda putra lainnnya yakni pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian masuk dalam posisi lima besar. Pada tahun lalu, Fajar dan Rian berhasil masuk ke babak semifinal sebelum kemudian kalah melawan juara SEA Games 2019 dari Malaysia, yakni Aaron Chia Hsin dan Soh Wooi Yik.

Sementara itu, pada posisi ketiga, ada juara dunia 2018 yakni Li Junhui serta Liu Yuchen. Di susul oleh pasangan dari Jepang, yakni Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda. Masuk daftar delapan besar, ada peraih gelar juara Asia 2019 dari Jepang, yakni Hiroyuki dan Yuta Watanabe pada posisi ke-6, Lee Yang dan Wang Chi dari Taiwan di posisi 7 dan Aaron Chia dan Soh Wooi dari Malaysia di posisi ke- 8.

Ahsan dan Hendra Kejar Rekor 29 Tahun di All England

Sampai saat ini masih hanya Li Yongbo dan Tian Bingyi yang dapat meraih tiga gelar Yonex All England Open. Belum ada yang dapat melewati pencapaian mereka. Pebulutangkis dunia dan legenda dari China tersebut meraihnya di tahun 1987, 1988 serta tahun 1991.

Atlet Korea Selatan, yakni Ha Tae Kwon meraih treble dengan Kang Kyung Jin di tahun 1997 dan ada Kim Dong Moon di tahun 2000 dan 2002. Tahun ini, tim ganda putra Indonesia yakni Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan berkesempatan untuk meraih rekor 29 tahun lalu tersebut di turnamen bulutangkis tertua itu.

Li Yongbo

Juara dunia sebanyak tiga kali tersebut, kali pertama meraih juara di Birmingham Arena di tahun 2014 dan meraih prestasi yang sama di tahun lalu walau hanya meraih unggulan keenam. Pada minggu depan, mereka akan bersiap untuk meraih rekor menarik tersebut.

“Persiapan menuju Yonex All England Open 2020 sudah siap. Saat ini kami akan fokus pada kondisi yang bugar dan menjauhi cedera. Kami bertujuan untuk menikmati laga dan tidak bermain dalam tekanan,” ucap Hendra, atlet yang tahun ini berumur 35 tahun.

Jika mereka menang, mereka meraih treble yang langka dan menjadi pasangan ganda putra yang kelima meraih gelar All England semenjak tahun 1980. Yang terakhir pernah mencatatkannya adalah rekannya di Pelatnas Cipayung, Marcus Fernaldi serta Kevin Sanjaya di tahun 2017 dan 2018.

Ahsan dan Hendra sendiri belum pernah menang melawan Marcus Fernaldi serta Kevin Sanjaya selama 10 laga terakhir sejak tahun 2016. Selain itu, dalam 13 pertarungan, juara dunia tersebut hanya meraih kemenangan dua kali.

Turnamen badminton dunia tersebut akan segera dilaksanakan pada tanggal 11 sampai 15 Maret 2020 di Birmingham Arena, Inggris dengan hadiah hingga USD 1.100.000 atau berkisar 15,7 miliar rupiah.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola