Connect with us

Berita Bola

Sarri Ingin Mainkan U-23 Di Serie A Karena Persoalan Jadwal

Sarri Ingin Mainkan U-23 Di Serie A Karena Persoalan Jadwal

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menyarankan agar ia dapat mengirim tim U-23 dalam pertandingan terakhir Serie A pada musim 2019-2020, hal itu dilakukan sebagai bentuk protes tentang masalah penjadwalan “besar”.

Si Nyonya Tua menandai rekor gelar kesembilan berturut-turut pada akhir pekan lalu, hal itu membuktikan kalau mereka berhasil mempertahankan Scudetto yang sudah lama mereka pegang berkat kemenangan langsung yang mereka raih saat berhadapan dengan Sampdoria.

Namun penampilan dari sang juara sangat mengesankan sejak Serie A dimulai kembali pada Juni, dengan kekalahan pada hari Rabu di tangan Cagliari dengan skor 2 – 0, kekalahan ketiga mereka sejak sepakbola kembali dari penundaan karena pandemi virus corona.

Juve hanya menang enam kali dari 11 pertandingan terakhir mereka, sama seperti Lazio dan Inter, tetapi Juve tetap memegang mahkota liga, dengan pasukan Sarri menumpuk banyak simpanan yang disebabkan oleh tiga bulan penundaan musim.

Dengan fokus yang beralih ke Liga Champions. Pelatih mengancam akan melakukan starting XI yang sepenuhnya diubah untuk melihat musim melawan Roma pada akhir pekan nanti.

“Mungkin menjadi masalah untuk menambah 40 gol apda musim ini, tetapi pertandingan malam ini tidak,” kata dia kepada wartawan setelah peluit akhir laga hari Rabu.

Sarri Ingin Mainkan U-23 Di Liga Italia Karena Persoalan Jadwal

“Kami memiliki pemain yang tengah cedera dan kami keluar dari kemenangan kejuaraan 68 jam yang lalu, jadi itu adalah pertandingan yang tidak biasa yang harus diambil.

“Kami harus menjadi tim yang lebih solid. Tapi kami satu-satunya di Eropa yang telah memainkan lima pertandingan dalam 12 hari, liga telah menciptakan masalah besar bagi kami.

“Mari kita lihat bagaimana keadaan kita besok dan apakah pantas untuk menerapkan tim U-23 pada hari Sabtu melawan Roma untuk membuat pemulihan yang terbaik.”

Cristiano Ronaldo pun mendapat kesempatan untuk mengambil gelar capocannoniere Serie A sebagai pencetak gol terbanyak, ketika bintang Portugal itu gagal, sementara pemain Lazio Ciro Immobile mencetak dua gol untuk pindah urutan 35 untuk musim ini, selisih empat di depan Ronaldo dengan hanya satu pertandingan laagi yang masih tersisa.

Dimasukkannya mantan legenda Real Madrid dengan Scudetto sudah berhasil dilakukan, tetapi Sarri bersikeras kalau Ronaldo siap dan bersedia untuk bermain.

“Terkadang Cristiano dan Gonzalo Higuain saling memiliki kesempatan karena kami memang menciptakan peluang untuk mereka, tetapi kami tidak memiliki sedikit kekejaman malam ini,” sambung dia.

“Cristiano sangat termotivasi, dia ingin bermain karena dia merasa baik dan siap untuk bermain.”

Menyusul final Serie A hari Sabtu, Juve pindah ke Liga Champions, menjamu Lyon pada 7 Agustus ketika mereka berupaya untuk mengembalikan defisit dari leg pertama 16 besar pada Februari yang berakhir dengan skor 1 – 0.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola