Connect with us

Berita Bola

Rekrut Striker Uzur Mantan Kuli Bangunan klub Top La Liga Spanyol

Ada yang baru dari pemain bola yang berkostum Getafe untuk musim 2019-2020. Yang namanya meskipun kurang dikenal tetapi berkat kerja keras di sepak bola kemungkinan ini bisa menjadi sebuah pelajaran yang berharga. Pemain yang berumur 32 tahun, yang dengan umur segitu sudah tidak muda lagi untuk seorang striker. Walaupun usianya sudah kepala tiga, Gallego yang baru pada tahun 2019 ini merasakan kedudukan tertinggi di Liga Spanyol.


Gallego yang memiliki tinggi badan 190 sentimeter itu kelahiran dari Barcelona, sebelumnya ia hanya memperkuat pertahanan klub amatir yang berada pada kedudukan bawah. Salah satu contohnya klub yang pernah ia perkuat adalah Cornella yang pada saat itu ia mampu menampilkan kemampuannnya dengan mencetak seratus gol di klub yang berada di peringkat keempat Liga Spanyol itu.


Pada tahun 2019 kesempatan kemudian datang ketika kontestan La Liga Spanyol, SD Huesca, yang meminangnya dari Extremadura dengan harga 2 juta euro. Pemain sebagai pesepak bola yang professional di kedudukan tertinggi gallego yang dirasakan pada tanggal 19 januari 2019 saat timnya yang dilawan oleh 0-3 oleh Atletico Madrid. Gallego mencetak sebanyak 5 gol dari 19 partai dan nampaknya itu membuat cukup menjadi sebuah ajang pembuktian ida memiliki kelas sebagai goal-getter.


Huesca yang ketika itu terdegradasi, nasib yang membuat Gallego justru membuat ia ke arah yang lebih baik. Pada Juli 2019 bursa transfer musim panas ini, gallego dipinang oleh Getafe yang pada musim lalu finis pada posisi kelima pada klasmen Liga Spanyol. Getafe akan ikut di Liga Eropa musim depan dengan mengaktifkan klausul pembeliannya pada angka 6 juta euro. Tentu ini membuat sebuah pencapain karier yang luar biasa untuk Gallego yang mengingat ketika itu ia menjadi pesepak bola amatir, dirinya juga pernah merasakan bekerja sebagai supir truk, kuli bangunan, dan jadi tukang pasang pendingin ruangan.


Gallego mengatakan dari Reuters, “Setiap orang di sepak bola profesional membutuhkan kerja keras, mereka mempunyai orang tua, adik dan kakak yang juga bekerja, tetapi hidup yang sudah saya jalani mungkin membuat saya jauh lebih menghargainya,”. Situasi Gallego yang late bloomer itu sudah banyak ditemukan di sepak bola professional, yang dimana pesepak bola amatir berubah menjadi yang profersional pada usia menjelang akhir keemasan. Ada contoh lain dari mantan striker Italia yaitu Luca Toni yang baru merasakan bermain dengan klub besar sperti Bayern Munchen saat usianya 30 tahun. Adapun striker Leicester City yaitu Jamie vardy yang pernah menjadi pemain amatir sambil bekerja buruh pabrik.


Gallego sangat mengerti usiaya sudah tidak muda lagi untuk ukuran pesepak bola, tetapi dirinya memotivasi diri dengan melihat pesepak bola lain yang usianya jauh lebih tua dari dirinya tetapi masih bisa berkontribusi penuh untuk kekuatan timnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola