Connect with us

Berita Bola

Pertandingan Derby Suramadu Masih Belum Mengantongi Izin Dari Pihak Keamanan

TERBIT.COM – Laga delapan besar Piala Indonesia leg pertama antara Persebaya Surabaya kontra Madura United terancam akan mengalami penundaan. Pasalnya, laga tersebut masih belum mengantongi izin dari kepolisian hingga 21 April 2019.

Pertandingan derby Suramadu ini diketahui belum memiliki izin dari kepolisian sete;ah Persebaya Surabaya pada Minggu, 21 April 2019 melalui laman resmi klub menyatakan bahwa pihaknya belum menerima izin pertandingan.

“Pertandingan Persebaya Surabaya kontra Madura United hingga saat ini masih belum mendapatkan izin dari kepolisian,” tulis laman resmi klub Persebaya Surabaya.

Padahal sesuai jadwal, pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Madura United ini rencananya akan di gelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada hari Kamis 15 April 2019.

Hal ini artinya masih tersisa 3 hari lagi menuju pertandingan, dan juga bagi managemen Green Force untuk menyelesaikan proses perizinan pertandingan.

Hingga berita ini dipublish, masih belum ada kabar terbaru akan perkembangan izin duel Suramadu ini.

Sementara itu, dari segi latihan, Persebaya Surabaya juga masih belum memikirkan taktik permainan yang akan digunakan di pertandingan ini, namun pihaknya masih focus pada peningkatan fisik pemain.

“Sampai saat ini kami belum menyentuh taktikal, mungkin mulai Senin asah takikalnya, karena praktis waktu yang tersisa hanya tinggal dua kali latihan lagi,” ucap pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman.

Hal tersebut juga dilakukan oleh tim yang memiliki julukan Bajul Ijo ini lantaran pemainnya masih ada yang dalam masa pemulihan dari cedera yang di alaminya. Seperti Hansamu Yama Pranata, Muhamad Hidayat, Ruben Sanadi, juga Manuchekhr Dzhalilov.

Kondisi pasca Pilpres membuat Panitia Pelaksana atau Panpel kesulitan mendapatkan izin keramaian dari pihak keamanan.

“Posisinya sekarang seperti ini. Baru selesai Pilpres,” ucap General Coordinator Panpel Persebaya Surabaya, Ram Surahman.

Ram juga mengaku bahwa pihaknya telah mengajukan izin pertandingan ke Polrestabes Surabaya, namun masih belum mendapatkan lampu hijau dari aparat keamanan.

“Kewenangan apakah pertandingan tanggal 25 April ini bisa digelar atau tidak, kami masih menunggu rekomendasi dari pihak kepolisian,” ucapnya ketika diwawancara.

Ram juga menyebutkan bahwa hal ini merupakan problem yang cukup kompleks. Sebab dari sisi PSSI, ia melihat bahwa ada celah sebelum kick off Liga Satu 2019. Celah tersebutlah yangg akan disisipkan untuk menggelar babak delapan besar Piala Indonesia ini.

Sedangkan dari pihak keamanan, jadwal babak 8 besar ini sangat berdekatan dengan Pemilu. Kesulitan untuk mendapatkan izin ini memang bukan hal yang mustahil, sebab saat ini konsentrasi pihak keamanan memang lebih focus pada pelaksanaan pemilu.

“Kami juga baru saja menjalani pramusim. Idealnya, setelah pra musim ini selesai, kami akan focus ke kompetisi resmi, namun kemudian seperti ini adanya,” terang Ram menambahkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola