Connect with us

Berita Bola

Pernyataan Marota Tentang Bijak Bermedia Sosial, Diyakini Untuk Sindir Icardi

Direktur Inter Milan, Beppe Marota beberapa waktu lalu membicarakan mengenai bijak dalam bermain sosial media, mengenai pernyatan tersebut banyak pihak yang meyakini bahwa hal tersebut merupakan sebuah sindiran yang ditujukan pada Mauro Icardi yang sering mengumbar masalah ke social media miliknya.

Hubungan antara Iner Milan dan juga seorang Icardi yang merupakan pemainnya sepertinya belum juga menunjukan tanda-tanda membaik, hal tersebut terlihat dari direktur Inter Milan yang membahas-bahas soal anjuran bijak menggunakna media social, kabarnya pihak manajemen Inter Milan sudah kehabisan kesabaran dengan pesepakbola Internsional milik Argentina tersebut, dikabarkan pula bahwa pihak Inter Milan akan siap menjual Icardi pada bursa transfer musim panas nanti.

Masalah antara keduanya mulai muncul karena belum juga dicapainya kesepakatan antara keduanya mengenai kontrak Icardi di Inter Milan, kemudian hal tersebut akhirnya berbuntut pada ketegangan yang semakin berlarut-larut, dan bahkan hasil negosiasi mengenai perpanjangan kontrak sang mantan kapten tersebut belum juga mencapai kesepakatan. Permasalahan ini bahkan membuat pesepakbola yang biasa didapuk sebagai penyerang tersebut harus rela kehilangan jabatannya sebagai kapten di tim.

Konflik kian memanas ketika akhirya Icardi dan juga pihak agennya yang merupakan istri snag pesepakbola mulai mengumbar-umbar permasalahan ini ke media sosial keduanya, Icardi memang beberapa kali mengumbar masalah negosisasi tersebut ke akun media sosialnya, dan sikap mereka yang seperti itulah yang tak disukai oleh pihak Inter Milan, hingga akhirnya kondisi tersebut semakin memperumit permasalahn yang ada.

Beppe Marota yang merupakan direktur klub Inter Milan membuat sebuah pernytaan tentang betapa berbahayanya media sosial, sehingga semua orang haruslah dapat menggunakan media sosial dengan bijak

“Media sosial adalah instrumen yang tidak bisa kita kendalikan atau hentikan, karena mereka adalah bagian dari ruang pribadi para pemain dan kerabat mereka,” kata Marotta dikutip dari Football Italia.
“Kami tidak dapat memblokir penggunaan Instagram dan Twitter. Namun, yang harus kita lakukan adalah memastikan semua orang memahami ini adalah instrumen yang luar biasa, tetapi juga yang berbahaya.”
“Itu adalah kenyataan yang kita semua harus beradaptasi, karena beberapa tahun yang lalu itu tidak ada. Faktanya, ketika saya memulai pekerjaan di sepakbola, kami bahkan tidak memiliki ponsel,” tuturnya

Karena hubungan klub dengan Icardi yang kian mmeburuk, tengah santer dikabarkan bahwa kini Inter Milan tengah mengincar Romeru Lukaku dan juga Edin Dzeko untuk menggantikan posisi Icardi yang sudah diyakini akan dilego dari klub. Sedangkan disisi lain, masa depan Icardi sendiri masih belum bisa dapat dipastikan kejelasannya hal tersebut karena sampai saat ini belum terlihat ada klub yang secara serius mendekatinya untuk di boyong pada bursa transfer musim panas nanti.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola