Connect with us

Berita Bola

Penyakit Kanker Hentikan Perjalanan Karier Kepelatihan Alfred Riedl

Alfred Riedl meninggal

Berita Dunia Bola – Berita duka datang dari pelatih asal Autria yakni Alfred Riedl. Mantan Pelatih timnas Indonesia tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada umur ke-70 karena kanker yang dia derita.

Berita tersebut pertama kali disiarkan di media Austria, yang memberitakan jika Alfred Riedl meninggal dunia pada Senin (7/9/2020) sore. Selama ini, pria asal Wina tersebut memang sudah lama menjalani perawatan medis karena penyakitnya tersebut.

Sebelumnya, sekitar 13 tahun lalu, dia menjalani operasi ginjal dari seorang pendonor. Itu juga yang menjadi alasan Riedl tidak jadi melatih Persebaya dalam kompetisi Shopee Liga 1 2019. Hingga akhirnya, Riedl dan pihak PSSI tidak jadi bekerjasama dalam kontrak yang sebelumnya diberikan padanya. Asistennya, Wolfgang Pikal menggantikan posisinya sebagai pelatih Persebaya, walau tidak lama.

“Berita duka, mantan pemimpin pada Federasi Sepakbola Austria menghembuskan nafas terakhirnya pada umur ke-70 karena penyakit berat yang sudah lama dia alami. Alfred Riedl meninggal dunia karena penyakit kanker di Senin Malam,” tulis Kurier.

Walau tidak pernah membuahkan gelar juara di Timnas Indonesia, Riedl sendiri menjadi sosok yang disegani dalam dunia bola Tanah Air. Ia sudah akrab dengan Timnas garuda, sejak tahun 2010 hingga 2016. Dia juga dikenal sebagai pelatih yang tegas.

Selama mengabdi di Indonesia, ia dua kali membawa timnas masuk ke babak final Piala AFF dan yang paling dikenang adalah di tahun 2016. Bersama Timnas Indonesia yang saat itu tersisa pemain yang seadanya namun mereka berhasil bertahan di babak final walau tidak berhasil meraih juara.

Alfred Riedl dan Wolfgang Pikal

Selain di Indonesia, Riedl juga dikenal baik di Vietnam. Ia pernah melatih timnas Vietnam pada runner-up Piala Tiger 1998. Dia juga membawa Vietnam juga masuk babak perempat final di Piala Asia 2007. Pada timnas, Riedl juga sudah berpengalaman di Austria, Liechtenstein, Palestina, hingga di banyak klub, diantaranya El Zamalek, Hai Phong, hingga PSM. Sementara untuk karier sebagai pemain, dia berperan sebagai striker dan punya empat caps di Timnas Austria.

Pengaruh Besar Alfred Riedl di Sepakbola Indonesia

Pelatih kawakan ini meninggal di kediamannya ditemani sang istri, Jola. Karier Riedl sebagai pelatih Timnas dimulai di mulai pada tanggal 4 Mei 2010. Dia langsung memimpin dua timnas saat itu, yakni Timnas Indonesia Senior dan U-23.

Beberapa bulan memimpin timnas, Riedl sukses membawa skuad garuda ke babak final Piala AFF 2010 di Malaysia. Berjaya mengalahkan Malaysia dengan skor 5-1, pada laga kedua berhadapan dengan Laos, mereka juag sukses dengan skor 6-0. Indonesia mencatatkan poin sempurna pada babak penyisihan setelah menang atas Thailand dengan skor 2-1.

Alfred Riedl

Pada babak semifinal, Timnas Indonesia melawan Filipina dan kembali menang dengan skor 1-0. Timnas kemudian melawna Malaysia di babak final. Sayangnya, tim Garuda gagal dengan skor agregat 4-2 yang menjadikan mereka gagal meraih gelar juara Piala AFF 2010.

Di tanggal 13 Juli 2011, Riedl hengkang ke Laos sebagai direktur teknik. Kemudian berlanjut ke klub Belgia, Vise di tahun 2012. Riedl kemudian kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia di bulan Desember 2013 dalam kontrak 3 tahun. Walau begitu, di tahun 2014, dia dipecat karena dianggap gagal membawa Timnas masuk ke babak grup Piala AFF 2014 .

Riedl kemudian menjadi pelatih PSM Makassar di tahun 2015. Namun, tak lama kemudian dirinya mundur karena faktor kesehatan. Kembali menjadi pelatih di tahun 2016, dia berhasil membawa timnas ke babak final Piala Suzuki AFF 2016. Walau kalah melawan Thailand.

Kebersamaan Alfred Riedl dengan timnas Indonesia akhirnya usai karena kontraknya tidak diperbarui Federasi Sepakbola Indonesia. Tak bisa dipungkiri jika kineja pria 70 tahun tersebut membuat nama sepakbola Indonesia di kenal di mata dunia, khususnya Asia.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola