Connect with us

Berita Bola

Meski Tammy Abraham Gagal Jalankan Peran Eksekutor, Frank Lampard Tetap Memujinya

TERBIT.COM – Tammy Abraham menajdi satu-satunya pemain yang gagal melakukan eksekusi dalam adu pinalti Chelsea kotra Liverpool di pertandingaan krusial perebutan gelar juara Piala Super Erpopa 2019. Karena kegagalan yang dilakukan oleh Tammy Abraham tersebut kemudian membuat Chelsea harus menerima nasib kalah dan gagal menjadi juara Piala Super Eropa 2019. Meskipun telah gagal melakukan eksekusi dalam kesempatan yang diberikan, akan tetapi Frank Lampard selaku pelatih Chelsea tetap memberikan pujiannya kepada Abraham, karena keberanian yang telah ditunjukan oleh sang pemain.

The Blues menjalani duel dengan The Reds dalam ajang Piala Super Eropa 2019, pertandingan krusial tersebut dilaksanakan di Vodafone Park, Istanbul, pada hari Kamis 15 Agustus 2019, dinihari WIB.

Chelsea bermain cukup menjanjikan sejak babak pertama, mereka bahkan tercatat unggul lebih dahulu daripada Liverpool, babak pertama mereka mencetak 1 gol dna membuat skor bertahan 1-0 hingga turun minum. Memasuki babak kedua Liverpool yang kala itu bangkit berhasil menyamakan kedudukan, skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu nomar habis.

Tambahan waktu 2 kali 15 menit yang diberikan oleh wasit rupanya juga berakhir dengan skor imbang 2-2. Pertandingan dilanjutkan dengan adu pinalti, baik Chelsea maupun Liverpool diberikan kesempatan 5 kali menendang bola. Sayangnya dalam tos-tosan tersebut Chelsea kalah karena 1 gol tak berhasil mereka sarangkan di gawang Liverpool.

Dalam adu pinalti tersebut Chelsea kalah 4-5 atas Liverpool. Liverpool yang kala itu telah terlebih dahulu menyelesaikan 5 eksekusinya dengan baik membuat skor menjadi 5-4, seluruh penggemar Chelsea dibuat tegang oleh Tammy Abraham, entah karena tekanan atau hal lain nyatanya Abbraham Tammy yang maju sebagai eksekutor terakhir Chelsea tak mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik, sepakan yang dilakukan oleh Tammy Abraham mengarah ke tengah dan mampu dihalau dnegna mudah oleh kipper Liverpool, Adrian. Dengan demikian untuk ketiga kalinya Chelsea gagal menjadi juara Piala Super Eropa.

Meskipun telah gagal menajlankan tugasnya sebagai eksekutor dalam adu pinalti, akan tetapi Frank Lampard tetap memuji keberanian anak asuhnya tersebut, menurut Lampard keberanian Tammy Abraham maju sebagai eksekutor akhir patut diapresiasi.


“Saya bilang kepadanya agar jangan khawatir. Fakta bahwa dia percaya diri dan ingin mengambil penalti kelima itu membuat saya senang,” ujar Lampard di situs resmi klub.

“Saya juga pernah ada di posisi itu, siapa pun bisa gagal penalti, tapi yang saya inginkan adalah kepercayaan diri dari pemain muda untuk maju dan melakukan itu.”
“Tammy harus tetap menegakkan kepalanya, karena ini adalah bagian penting dari menjadi pemain di level atas. Momen-momen seperti ini terjadi dan kami harus mendukungnya karena itulah sepakbola,” katanya.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola