Connect with us

Berita Bola

Masalah Ronaldo Tak Bermain Dengan All Star K-League Akan Diselidiki oleh Kepolisian

TERBIT.COM – Masalah yang melibatkan Juventus dengan All Star K-League ternyata belum pula mendingin, bahkan saat ini kasus tersebut kian memanas dan serius. Masalah mengenai kenapa Ronaldo tidak ikut bermain dalam laga kontra All Star K-league kini mulai diselidiki oleh pihak Keplisian Seoul.

Pada ajang pramusim, salah satu tujuan Juventus adalah negeri gingseng, Korea Selatan. Dalam acara peamusim tersebut Juventus menjalani laga dengan menghadapi K-League All Star. Pertandingan tersebut di gelar di Seoul World Cup Stadium, pada Jumat 26 Juli 2019.

Sayangnya ajang pramusim tersebut kemudian justru berujung masalah, asal mula masalah tersebut karena Juventus tidak menurun mainkan Ronaldo dalam pertandingan, padahal disebutkan bahwa sebelumnya pihak Juventus dan juga K-League telah melakukan kesepakan dimana, Juventus akan menurunkan 70 persen pemain intinya dan salah satu diantaranya adalah Cristiano Ronaldo. Ketidak ikut sertaan Ronaldo dalam pertandingan tersebut membuat banyak fans Korea marah dan merasa dihianati, karena seharusnya  mereka bisa menyaksikan Ronaldo berlaga setidaknya selama 45 menit.

Mengenai ketidak ikut sertaan Ronaldo ada banyak yang berspekulasi bahwa sang megabintang sengaja tidak bermain karena ia memang tak ingin bermain dalam pertandingan tersebut. Padahal pihak K-League mengkalim mereka telah melakukan negosisasi dengan presiden Juventus terkait Ronaldo, akan etapi snag CEO tak bisa berbuat apa-apa jika Ronaldo telah memutuskan untuk tidak bermain. Sedangkan Sarri mengatakan bahwa alasa Ronaldo tak ikut bermaina dalah karena sang  pemian merasa kelelahan serta mengalami masalah pada bagian ototnya.


Selain masalah tidak ikut sertanya Ronaldo dalam pertandingan, Juventus juga ingin mengurangi durasi bermain, mereka yang seharunya bermain selama 90 menit, hanya ingin bermain selama 80 menit, 40 menit pada babak pertama dan 40 menit pada babak kedua, dengan waktu istirahat masing-masing 10 menit per babak. Akan tetapi hal tersebut langsung di tolak oleh pihak K-League, mereka menolak dengan alasan aturan FIFA yang mengatakan bahwa setiap permainan harus dimainkan selama 90 menit.

Oh Seok-hyun selaku pegacara dari K-League dan juga Parnets telah mengambil langkah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Pihak The Fasta yang merupakan salah Event Organizer penylenggara pertandingan juga turut dilaporkan dengan tuduhan penipuan.
Pengacara menuntut gantirugi atas ketidak ikut sertaan Ronaldo dalam pertandingan, karena setidaknya ada 2.000 orang yang telah menuntut kompensasi setelah merasa di tipu oleh pihak Juventus. Hal tersebut seperti bagaimana yang dikabarkan oleh pihak AS.

Karena masalah ini Ronaldo bisa diancam hukuman penjara selama 1 tahun, dan lagi saat ini citra Cristiano Roanldo di Negeri gingseng sudah benar-benar hancur.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola