Connect with us

Berita Bola

Lagi dan Lagi, Tim Besutan Zinedine Zidane Memiliki Catatan Kekalahan Terbanyak di Musim Liga Spanyol Ini.

Real Madrid musim ini akhirnya mencapai pada capaian terburuk sejak mereka harus terjaring di era Los Galacticos mulai musim 2000-2001. Era Los Galacticos merupakan kebijakan baru Presiden Florentino Perez yang mengharuskan bahwa Real Madrid wajib menarik setidaknya satu pemain bintang top dunia di setiap musim masuk memperkuat skuatnya.

Kesuksesan demi kesuksesan kerap diraih oleh Real Madrid pada era Los Galacticos tersebut. Sayangnya, pada tahun 2018-2019, Los Galacticos akhirnya mencapai pada musim kemundurannya. Hamper saja gagal total, Real Madrid hanya mendapatkan trofi Piala Dunia Klub.


Mereka berhasil melakoni pertandingan di Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Champions, dan Piala Super Eropa. Di Liga Spanyol, Real Madrid masih hangat-hangatnya engalami nasib sial harus menerima kekalahan ke-11 sepanjang musim. Minggu 12 Mei 2019 berhasil dihelat di San Sebastian, tim yang di dapuk oleh Zinedine Zidane ini dibabad habis oleh Real Sociedad dengan perolehan skor akhir 1-3.

Sebanyak 11 kekalahan dalam satu musim di kompetisi Liga Spanyol inilah yang membuat Los Galacticos bisa disebut mengalami level kemundurannya. Sejak 2000-2001, Real Madrid belum pernah menerima kekalahan yang begitu banyak, disbanding musim kali ini.


Sebelum 11 kekalahan ini menimpa Real Madrid, kekalahan terbanyak El Real dalam satu musim Liga Spanyol adalah 10 kali, yaitu pada 2001-2002, 2003-2004, dan 2008-2009. Dipertemukan dengan Real Sociedad, Real Madrid sebenarnya telah berhasil unggul cepat lewat Brahim Diaz, yang berhasil menciptakan gol pertamanya musim ini.


Walaupun begitu, Sociedad tidak ingin kalah pamor, segenap usaha yang dikerahkan kemudian Sociedad berhasil menyamakan skor pada pertengahan babak pertama.

Menginjak pada babak pertama berakhir, Real Madrid menembak kakinya sendiri ketika Jesus Vallejo dikartu merah. Sang bek tengah terpaksa harus ditarik keluar oleh wasit karena dianggap sengaja menyapu bola dengan tangan di mulut gawang. Keberuntungan masih berpihak pada El Real, kiper Thibaut Courtois bisa memblokade eksekusi penalti Willian Jose.


Akan tetapi, Real Sociedad kemudian berhasil memaksimalkan dengan baik keunggulan jumlah pemain pada babak kedua. Mereka menggandakan 2 gol lewat Joseba Zaldua dan Ander Barrenetxea.


Sociedad vs Real Madrid 3-1 (Mikel Merino 26′, Joseba Zaldua 57′, Ander Barrenetxea 67’/Brahim Diaz 6′)
Real Sociedad (4-2-3-1): 1-Geronimo Rulli; 2-Joseba Zaldua (11-Adnan Januzaj 68′), 3-Diego Llorente, 6-Hector Moreno, 29-Aihen Munoz; 14-Ruben Pardo (4-Asier Illaramendi 77′), 5-Igor Zubeldia; 10-Mikel Oyarzabal, 8-Mikel Merino, 34-Ander Barrenetxea (7-Juanmi 87′); 12-Willian Jose.
Real Madrid (4-3-3): 25-Thibaut Courtois; 2-Dani Carvajal, 3-Jesus Vallejo, 6-Nacho, 12-Marcelo; 22-Isco (10-Luka Modric 56′), 14-Casemiro, 8-Toni Kroos; 20-Marco Asensio (28-Vinicius Junior 76′), 9-Karim Benzema, 21-Brahim Diaz (17-Lucas Vazquez 65′)

Real Madrid sendiri sepanjang pertandingan hanya melancarkan 6 tembakan, salah satu catatan terburuknya di Liga Spanyol musim ini.
Real Madrid pernah hanya membuat 5 tembakan dalam pertandingan kontra Huesca pada 9 Desember 2018

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola