Connect with us

Berita Bola

Kepergian Lorenzo Bukan Alasan Merosotnya Prestasi Yamaha

TERBIT.COM – Terhitung sejak kepergian Lorenzo dari Yamaha, Yamaha mulai mengalami penurunan prestasi, mereka semakin kesulitan untuk bersaing dengan rival-rival berat mereka seperti Honda dan juga Ducati. Banyak yang mengait-ngaitkan bahwa Yamaha mengalami penurunan prestasi karena ditinggalkana oleh Lorenzo, akan tetapi mengenai hal tersebut Manajer Tim Yamaha, Lin Jarvis menegaskan bahwa kemrosotan Yamaha sama sekali tidak ada kaitannya dengan kepergian Lorenzo, semua itu murni berkaitan dengan komponen motor.

Harus diingat bahwa sapai saat ini Lorenzo menjadi rider terakhir Yamaha yang berhasil menyabet gelar juara dunia MotoGP. Gelar tersebut behasil didapatkan oleh Lorenzo pada musim 2015 silam,. Pada musim itu dirinya bersaing keat dengan rekan satu timnya Valentino Rossi dan juga rider milik Honda, Marc Marquez. Kemudian saat diakhir musim ia berhasil mengukuhkan gelar juara.

Berhasil menaklukan para rivalnya di musim 2015, setahun kemudian Lorenzo masih belum redup, dirinya masih konsisten menunjukan performa oke, ia juga tercatat kerap kali menyumbangkan kemenagan untuk tim garpu tala tersebut, dalam musim tersebut Lorenzo berhasil empat kali naik podium tertinggi, sayangnya musim 2016 menjadi musim terakhir sang rider di tim Garpu Tala, karena pada musim 2017, dirinya memutuskan untuk bergabung dengan tim pabrikan Itali, Ducati. Tak bertahan lama Lorenzo hanya betah selama 2 tahun bersama tim tersebut.

Jika melihat catatan prestasi Yamaha usai ditinggalkan oleh Loremzo maka akan didapati kemenangan hanya sebanyak 6 kali, bahkan hingga pertengahan musim 2019 ini. Catatan terburuk mengatakan Yamaha sempat puasa gelar hingga 25 seri, sebelum akhirnya Maverick Vinales berhasil memutus rantai tern nagatif tersebut dengan memenangi MotoGP Australia pada tahun lalu.

Ada banyak pihak yang kemudian menganggap bahwa Yamaha tak lagi bertaji sejak mereka ditinggalkan oleh Lorenzo, Jervis selaku manajer tim Yamaha menyadari bahwa kini Yamaha memiki tugas besar untuk bisa kembali bersaing degan rival-rival berat mereka, akan tetapi jika mengatakan bahwa kemrosotan Yamaha adalah karena mereka ditinggalkan oleh Lorenzo maka sang manajer tidak sependapat dengan hal tersebut, karena menurutnya kesulitan Yamaha kompetitif beberapa tahun kebelakang adalah karena komponen elektronik.

“Anda bisa mengatakan bahwa kami kesulitan ketika Lorenzo meninggalkan kami, tapi hal itu bukan karena dia meninggalkan kami,” Jarvis mengatakan kepada Motorsport-Total.com.
“Apa yang sebetulnya menyakiti kami adalah perkenalan dari komponen elektronik yang terintegrasi,” dia melanjutkan.
“Di 2016, kami masih bagus kok karena tim-tim lain lebih dahulu berubah, tapi kami tertinggal di 2017 dan belum juga mengejar sejak saat itu. Kami telah meremehkan dampak dari perubahan elektronik, itu yang sebenarnya menyakiti kami,” cetus Jarvis.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola