Connect with us

Berita Bola

Giampaolo Menilai Benfica Tak Layak Menang Dari AC Milan

Pada ajang International Champions Cup (ICC) pada Senin (29/7/2019) dini hari di Gillette Stadium, Massachussetts. AC Milan harus menderita kekalahan dengan hasil 0-1 dari Benfica. Gol tunggal dari Adel Taarabt di menit yang ke 70 menjadi penentu kemenangan bagi si Elang.

Gol yang didapatkan ini berawal dari sepak pojok yang tidak sempurna dihalau dari lini belakang Il Diavolo. Taarabt yang berdiri di depan kotak penalti Milan langsung melepaskan tembakan secara keras. Kemudian bola membentur salah satu pemain belakang tim asuhan Marco Giampaolo. Dan hal itu mampu mengecoh Reina dengan skor berubah 1-0 untuk Benefica.

Di sisa waktu yang ke 20 menit. Milan masih berusaha untuk mencetak gol balasan tetapi usaha mereka gagal membuahkan hasil. Dari hal tersebut membuat kemenangan Benfica dengan hasil 1-0 bertahan sampai laga selesai. Membuat Gianpaolo harus mengalami dua kali kekalahan secara berturut-turut sejak membesut Rossoneri.

Marco Giampaolo menilai bahwa AC Milan tidak pantas mendapatkan kekalahan saat harus berhadapan dengan Benfica. Karenanya, Il Divolo Rosso sudah bermain dengan baik di pertandingan ini. Pada sebelumnya, mereka juga harus menerima kekalahan dengan skor yang identik dari Bayern Munich di ajang yang sama pada Rabu (24/7) lalu. Giampaolo menganggap di laga kali ini, hasil yang diperoleh tidak mencerminkan apa yang terjadi dilapangan.


Marco Giampaolo Pelatih AC Milan

Berdasarkan laporan yang diambil dari situs resmi klub, Giampaolo mengatakan “Hari ini, hasilnya tidak mengungkapkan segala sesuatu yang terjadi. Hal tersebut tidak menunjukkan sikap yang dipunyai tim kami,”
“Saya menyukai apa yang saya lihat dari tim. Dalam hal bagaimana kami bermain, ini bukan kekalahan. Kami bermain menyerang dan berusaha mendominasi permainan.”
“Para pemain melakukannya dengan sangat baik dan melampaui harapan saya. Ini adalah langkah awal, kami melakukan banyak hal lebih baik dibandingkan dengan pertandingan pertama, baik saat menguasai atau saat tidak memegang bola,” tambahnya.

Sebenarnya Milan sudah menguasai bola sampai 57 %, dan sudah melakukan 15 tembakan dengan enam diantaranya adalah on target. Sementara itu, Benefica yang merupakan lawannya itu mempunyai delapan ancaman ke gawang dari 19 tembakan yang diberikan AC Milan. Tetapi, mantan Giampaolo juga menyadari bahwa timnya itu masih membutuhkan banyak perbaikan. Dirinya melihat Milan masih belum terlalu padu saat bertahan.

Giampaolo mengatakan, “Tim perlu terbiasa bertahan dengan cara yang berbeda. Butuh waktu untuk menyatukan semuanya dalam sistem tersebut,”
“Kami menciptakan banyak serangan, saya terus melihat semua peluang yang diciptakan dan saya tidak khawatir bahwa kami belum mencetak gol. Kami akan melihat kesalahan kami dan memperbaikinya untuk menjadi lebih baik.” Ucap pria 51 tahun itu menambhakan.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola