Connect with us

Berita Bola

Eric Bekoe Sebut Salah Menganggapnya Sebagai Panutan

Eric Bekoe Sebut Salah Menganggapnya Sebagai Panutan

Bekas pemain penyerang Ghana, Eric Bekoe mengungkapkan bahwa bintang Liverpool, Mohamed Salah menganggap dirinya sebagai panutan sebelum melangkah ke Eropa.

Setelah membantu Asante Kotoko memenangkan title top-flight Ghana di musim 2007-2008, di mana pencetak gol terbanyak berhasil diraihnya dengan membukukan 17 gol dalam 23 laga, Petrojet berhasil mengalahkan Zamalek dengan tanda tangan Bekoe.

Di sana, ia menjadi pemain yang luar biasa karena efisiensinya saat berada di depan gawang. Dia juga membantu tim finis di posisi ketiga musim Liga Premier Mesir 2008-2009.

Pada saat itu Salah yang masih kecil berkembang di jajaran pemuda Al Mokawloon sebelum ia didatangkan oleh raksasa Liga Super Swiss FC Basel.

Berbincang dengan stasiun radio yang berbasis di Ghana, pemain yang berusia 33 tahun itu merupakan pencetak gol terbanyak Blaugrana selama tiga tahun di Stadion Suez, mengungkapkan bagaimana Pemain Dua Tahun Afrika itu memandangnya untuk sebuah inspirasi.

“Saya merupakan pemain besar di Mesir. Mohamed Salah dan pemain muda Mesir lainnya ingin seperti saya,” uajr Bekoe.

“Mohamed Salah memilih saya sebagai panutan untuknya. Selama hari-hari saya di FC Petrojet, Salah adalah seorang anak muda yang bermain untuk tim yunior Al Mokawloon.”

Eric Bekoe Sebut Salah Menganggapnya Sebagai Panutannya

“Salah adalah pemain sayap kiri yang unggul secara klinis dan ingin mencetak lebih banyak gol. Dia terkadang menangis karena usaha yang ia lakukan tidak menghasilkan gol.”

“Salah satu pelatih mereka mendorongnya ke depan yang membantu sebelum meninggalkan Mesir untuk FC Basel.”

Sejak kepindahannya ke Mesir, Salah yang memulai karirnya sebagai pemain bek telah mulai berlari setelah bergabung dengan pasukan Jurgen Klopp usai bermain bersama Chelsea, Fiorentina dan AS Roma.

Terlepas dari banyak catatannya, ia memainkan peran penting dalam membantu The Reds memenangkan Liga Champions pada musim lalu.

Selama dua musim berturut-turut, ia telah memenangkan Sepatu Emas Premier League meskipun ia berbagi kehormatan musim lalu dengan rekan setimnya Sadio Mane dan Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal.

Dia juga menolong raksasa Anfield mengakhiri 30 tahun penantian mereka untuk memenangkan gelar top Inggris.

Untuk Bekoe, ia kembali ke Ghana untuk mewakili Berekum Chelsea sebelum menuju ke Kenitra, Olimpiade Besar Accra, Kafr El-Sheikh, dan Macan Tutul AFC, tempat ia melangsungkan kariernya.

Di dunia internasional, ia sudah bermain 12 kali untuk tim nasional senior Ghana dengan mengemas empat gol.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Berita Bola