Connect with us

Berita Bola

Dua kali gagal Shan United tidak kapok ingin kembali tahun 2020

Terbit.com – Pada pertandingan yang telah berlangsung antara pemain Shan United melawan wakil Indonesia Persija Jakarta pada ajang Piala AFC 2019. Yang mana dalam pertandingan tersebut Shan United telah berhasil dikalahkan oleh para pemain Persija Jakarta dengan skoe 1-6.

Pertandingan yang telah berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut telah membuat para pemain Shan United kecewa atas kekalahan tersebut. Para pemain Persija Jakarta telah berhasil mencetak enam gil lewat gol yang telah disumbnagkan oleh Bruno Matos, Novri Setiawan, Heri Susanto, dan Riko Simanjuntak. Pada pertandingan yang telah mengalahkan Shan United tersebut hanya mampu membalas satu gol lewat gol yang telah di sumbnagkan oleh Zin Min Tun.

Dari kekalahan yang telah membuat mereka tragis tersebut telah membuat para pemain Shan United gagal untuk bisa meraih poin dan mendaji juru kunci hal ini karena dalam pertandingan yang telah berlangsung mereka telah takluk dalam enam pertandingan yang telah mereka jalani.

Para pemain Shan United hanya mampu memberikan lima gol dan telah mengalami kebobolan sebanyak 25 kali sepanjang fase grup Piala AFC, itu artinya para pemain Shan United telah mengalami defisit minus 20 gol.

Dari kegagalan para pemainnya, sang pelatih Shan United, menyampaikan alasan atas apa yang telah di alami oleh anak asuhnya tersebut pada turnamen terbesar kedua level Asia. Aung Naing menyampaikan jika tim yang telah di asuhnya tersebut tengah menghadapi jadwal yang sangat padat karena kompetisi dan turnamen domestik di Myanmar juga sedang berlangsung. Dari alasan yang telah dia katakan tersebut,  telah memnuat para pemain Shan United kalah saat bermain melawan Persija Jakarta.

Sebetulnya para pemain Shan United bermain di Piala AFC bukan untuk pertama kalinya, karena dalam pertandingan yang telah berlangsung para pemain Shan United telah ambil bagian pada edisi 2018.

Pada saat itu para pemain Shan United telah bergabung di Grup F bersama para pemain Home United, Ceres Negros dan Boeung Ket Angkor.

Para pemain yang telah berhasil dikalahkan oleh para pemain Persija tersebut sebetulnya telah satu kemenangan berhasil dicatat dengan skor 2-1 atas Boeung Ket Angkor, meski dalam pertandingan yang tersisa, Shan United harus menelan kekalahan sebanyak lima kali sehingga hanya mendapat tiga poin dan menjadi juru kunci Grup F.

Meski telah menelan dua kali kegagalan, akan tetapi pemain ini tidak mudah untuk menyerah dan mereka akan kembali bertanding pada edisi tahun 2020.

Kesempatan itu terbuka lebar karena sampai pekan ke-11 Liga Myanmar, Shan United menjadi pemuncak klasemen sementara dengan torehan 21 poin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola