Connect with us

Berita Bola

Christian eriksen Menyebut Bahwa Tottenham Bermain Tanpa Taktik

TERBIT.COM – The Lily White berhasil menyingkirkan Ajax untuk melaju ke babak final Liga Champions tanpa memiliki taktik bermaih khusus ketika kedua klub bertemu di semi final Liga Champions leg kedua di Johan Cruijff Stadium pada hari Kamis, 9 Mei 2019 dini hari WIB.

De Godenzonen berhasil mendominasi permainan di babak pertama. Klub yang diasuh oleh Erik Ten Hag ini unggul 2-0 sebelum turun minum berkat gol yang di cetak oleh Matthijs de Light di menit ke 5 dan Hakim Jizeych pada menit ke 35.

Meskipun demikian, tertinggal dengan skor 2-0 tidak membuat mental Lucas Moure dan kawan kawan mengendur pada babak kedua. Klub asal London Utara ini malah tampil lebih impresif pada babak kedua dan berhasil membalikan kedudukan menjadi 3-2 melalui hattrick yang diciptakan oleh Lucas Moure pada menit ke 55, 59 dan 90+6.

Gelandang The Lily White lainnya, yakni Christian Eriksen menyebut bahwa peforma klubnya pada babak kedua ini tidak berdasarkan pada taktik bermain dari pelatih Muricio Pochettino.

“Ini bukan merupakan penampilan berdasar taktik. Nemun ini lebih dari sekedar bertanding, lebih dari penampilan menggunakan hatoi, dan ini adalah bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan tersebut,” ujar Christian Eriksen yang dilansir dari Independent.

Menurut pemain yang berasal dari Denmark ini, pelatih Muricio Pochettino tidak terlalu memberikan perubahan besar dalam skema permainan Tottenham pada babak kedua. Squad The Lily White hanya lebih mencoba untuk memberikan perlawanan yang signifikan ketika memiliki kesempatan.

“Kami tidak bisa melihat diri kami di cermin jika tertinggal 3 gol atau empat nol hari ini. Maka kami harus bisa melawan balik, dan ini tidak ada pilihan lain,” ujar gelandang yang berusia 27 tahun tersebut.

Christian Eriksen yang juga pernah memperkuat Ajax Amsterdam musim 2010-2013 ini menilai bahwa timnya sempat mengalami keterpurukan ketika tertinggal dengan skor 2-0. Namun mereka mampu melakukan come back yang dramatis, dan ketika berhasil membalikan keadaan menjadi 3-2, Eriksen menyebut bahwa timnya sedang beruntung.

“Saya merasa kasihan pada Ajax Amsterdam, mereka lebih memainkan pertandingan dengan sangat bagus ketika bertemu kami,” ucap pemain yang lahir pada 15 February 1992 ini.

“Namun pada akhirnya kami hanya beruntung dapat mencetak gol lagi. Hal ini sangat melegakan, sebab kami telah berjuang dengan keras, dan saya pikir ini merupakan mimpi bagi seluruh orang untuk berada di babak final Liga Champions musim ini,” kata Christian Eriksen mengakhiri.

Dalam laga final nanti, Tottenham akan bertemu dengan Liverpool yang telah terlebih dahulu lolos ke babak final dengan mengalahkan Barcelona di Anfield Stadium, dengan agregat 4-3.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola