Connect with us

Berita Bola

Bursa Transfer Eropa Dibuka, Inilah 4 Tahapan Tes Medis Yang Harus Dilalui Pemain

TERBIT.COM – Bursa transfer musimpanas Eropa segera dibuka. Sejumlah klub yang haus pemain anyar telah mendatangkan pemain incarannya. Salah satu aspek penting dalam hal bursa transfer adalah tes medis. Ya, setiap pemain yang memutuskan akan pindah ke klub lain wajib untuk menjalankan prosedur ini.

Tampaknya proses tes medis memang tidak semudah yang dibayangkan bahkan dalamtes ini, isi kontrak dari pemain bisa ditentukan. Tidak sedikit juga transfer yang tidak berhasil dikarenakan sang pemain gagal menjalankan tes medis sehingga hal ini akan merugikan kedua belah klub yang telah sepakat terkait harga. Lalu apa saja tahapan dalam tes medis di sebuah klub saat bursa transfer? Berikut ulasannya.

Pengujian Otot

Pada saat menjalani tes medis, para pemain akan diminta untuk melakukan pemanasan terlebih dulu. Namun pemanasan ini akan dibantu dengan sepeda fitness sehingga akan lebih cepat prosesnya. Setelah itu pemain juga akan menjalani tes yang bernama Biodex dimana tes ini akan menguji kekuatan antara kelompok otot.

Biasanya pemain diminta duduk di kursi dan diikat kuat kemudian mereka akan disuruh untuk menendang dengan kaki kanan atau kiri sebanyak lima kali. Dalam tes yang satu ini hasilnya akan terlihat adakah keseimbangan antara paha depan dan paha belakang. Tes ini juga akan menunjukkan apakah pemain tersebut akan mengalami cedera hamstring atau tidak.

Pengujian Stamina

Selain pengujian otot, tes lainnya yaitu pengujian stamina dimana pemain akan di tes VO2 untuk mengetahui kebugaran serta stamninanya. Para pemain juga akan diminta untuk berlari di treadmill sambil dipasang sebuah alat di mulutnya.

Hasil tes akan menunjukkan apakah pemain akan langsung diturunkan dalam laga selanjutnya atau tidak dan bahkan pada tes ini pemain akan diasah lagi kemampuan fisiknya sebelum bisa turun kelapangan.

Melihat Rekam Kesehatan Pemain

Pada tahapan ini, dokter akan memeriksa catatan medis pemain selama berkarier. Pemain yang mempunyai sejarah cedera panjang tentu akan sangat beresiko untuk dikontrak. Tim medis juga akan menilai apakah pemain tersebut mampu mengikuti semua sesi latihan atau hanya terbatas dan kemudian tim medis juga akan merekomendasikan apakah pemain yang sudah melebihi usia emas layak dikontrak atau tidak.

Tes Tulang Dan Pergerakkan

Yang terakhir yaitu tes tulang dan pergerakkan, tes ini merupakan tes wajib yang harus dijalani oleh pemain. Disini para pemain akan dibimbing oleh seorang fisioterapis untuk menjalankan tes. Pemain akan disuruh untuk melakukan gerakan-gerakkan yang difokuskan pada pergelangan kaki, lutut serta pinggul. Tim medis biasanya akan membuat rapor yaitu merah, oranye atau hijau dimana merah berarti pemain tersebut beresiko tinggi untuk direkrut karena cederanya parah dan oranye berarti pemain tersebut mempunyai kelemahan di otot atau cedera ringan walaupun layak untuk di rekrut .

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola