Connect with us

Berita Bola

Berita Timnas Indonesia: Gagal Ke Olimpiade Tokyo 2020, Inilah Kisah Helsya Maeisyaroh Pemain Muda yang Dimiliki Timnas Putri Indonesia

TERBIT.COM – perjalanan panjang yang ditempuh Timnas Putri Indonesia untuk menuju Olimpiade Tokyo tahun 2020 harus berhenti begitu saja setelah alami kegagalan saat melawan Myanmar. Meskipun demilikian, perjalan Helsya Maeisyaroh bersama Timnas Putri Indonesia menyisakan kenangan manis untuk dikenang.

Timnas Putri Indonesia harus menelan kekalahan pada laga kedua mereka. kegagalan dalam pertandingan pada babak kualifikasi dari Pra- Olimpiade Tokyo 2020 melawan Myanmar membuat Timnas Putri Indonesia harus menunda mimpi mereka untuk bermain dalam kompetisi Olimpiade Tokyo 2020. Timnas Putri Indonesia gugur setelah dibungkam oleh Myanmar pada putaran ketiga. Pertandinga tersebut digelar di Stadion Manadala Thiri, Myanmar, pada Sabtu (6/4/2019). Timnas Putri Indonesia pun pulang dengan menelan kekalahan setelah ditaklukan tuan rumah dengan hasil akhir 6-0 untuk Myanmar.

Ini merupakan kali kedua Timnas Putri Indonesia menelan kekalahan. Kekalahan pertama yang dialami Timnas Putri Indonesia adalah pada penampilan perdana mereka melawan India dengan skor akhir 2-0. Oleh karena itulah Timnas Putri Indonesia belum bisa melangkah lebih jauh dalam perebutan tiket menuju Olimpiade Tokyo yang akan diadakan pada 2020 mendatang.

Hasil yang berhasil diraih Timnas Putri Indonesia memang belum memuaskan. Kendati demikian, Helsya Maeisyaroh menganggap bahwa penampilannya bersama Timnas Putri Indonesia menyisakan kenangan manis. Diusia 14 tahun, Helsya Maeisyaroh sudah diberikan kepercayaan oleh pelatih Timnas Putri Indonesia, Rully Nere untuk menjadi pilar pertahanan Timnas Putri Indonesia. Kepercayaan yang diberikan Rully Nere ini mengawali debutnya di dunia persepak bolaan. Helsya Maeisyaroh mengaku bahwa dirinya sempat kaget saat mengetahui namanya disebutkan oleh Rully Nere untuk berangkat ke Myanmar dengan Timnas Putri Indonesia. Ia pun tidak ingin kesempatan emasnya untuk membela Timnas Putri Indonesia kandas begitu saja.

“Saya kaget ketika dipilih oleh pelatih untuk bisa memperkuat Timnas Senior di kompetisi ini, terlebih usia saya yang masih sangat muda dan bisa dibilang masih kecil. Masih tidak percaya dan kaget. Sampai sempat terdiam sejenak saat pelatih sebut nama saya untuk siap berangkat ke Myanmar,” ujar Helsya Maeisyaroh seperti dikutip TERBIT.COM dari situs resmi PSSI.

Kegemarannya akan sepak bola, Helsya Maeisyaroh mengawali karirnya dari usia 7 tahun. Pada usia 9 tahun dirinya tergabung dalam tim putri Bekasi United selama dua tahun lamanya. Setelah itu ia pindah ke SSB Tajimalela Bekasi hingga sekarang.

Pada pertandingan perdana Timnas Putri Indonesia melawan India, Helsya hanya duduk di bangku cadangan. Namun pada pertandingan Timnas Putri Indonesia melawan Myanmar barulah Helsya diturunkan ke lapangan sebagai gelandang bertahan pada babak kedua. Penampilan Helsya memang hanya berlangsung 45 menit saja, namun penampilan tersebut justru menjadi sebuah kenangan yang tak akan ia lupakan seumur hidupnya.

“Masih gak percaya juga kalau aku main, karena di bangku cadangan ada pemain-pemain senior lain yang lebih berpengalaman. Main 45 menit sudah bangga sekali, apalagi ketemu tim bagus seperti Myanmar. Ini istimewa,” pungkas Helsya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola