Connect with us

Berita Bola

Berita PSMS : FIFA Memberi Sanksi Untuk PSMS Medan Akibat Tunggakan Gaji Pemain

TERBIT.COM – PSMS Medan mendapat hukuman dari federasi sepak bola dunia atau biasa disebut FIFA. Squad Ayam Kinantan tersebut selain harus terdegradasi ke liga dua Indonesia dengan finish di klasemen ke 18 dengan hanya mengantongi 34 poin, juga mendapatkan sanksi berupa pengurangan 3 point. Hal ini tertera dalam rujukan surat PSSI dengan nomor 738/UDN/400/II-2019.

Dalam surat tersebut terdapat dua point penting.

Yang pertama bahwa PSMS Medan mandapat hukuman dengan pengurangan 3 point dalam kompetisi Liga Satu Indonesia 2018.

Kemudian kedua, bahwa implementasi pengurangan poin tersebut di terapkan di klasemen Liga Satu Indonesia 2018.

Sanksi ini dilayangkan FIFA karena PSMS Medan masih menunggak gaji 3 pemainnya di musim 2013-2014.

Julius Raja, sebagai sekretaris umum PSMS Medan menyatakan bahwa sebenarnya Squad Ayam Kinantan mendapatkan pengurangan 9 point. Namun menjadi 3 point saja lantaran pihaknya sudah melunasi gaji Moise Dario Maldano Ovelar dan Alberto Ramon Sosa Morel.

“Seharusnya pengurangan 9 poin. Tapi pihak kami sudah membayar tunggakan gaji 2 pemain serta uang untuk pengacaranya dari Paraguay, maka dari itu hanya tinggal 3 poiny,” ujar Sekretaris umum PSMS Medan itu.

“Tinggal satu pemain lagi, tapi karena kemarin waktunya sangat mepet, dan PSMS terdegradasi, maka akhirnya kami bikin surat lagi ke FIFA,” ucap Julius, Selasa (09/04/2019).

Ada tiga pemain asing yang hingga saat ini belum di bayar gajinya oleh Management PSMS di era Indra Sakti, yakni Rolon Dacak Edgar Enrique, Moise Dario Maldonado Ovelar dan Moise Dario Maldonado Ovelar.

Sedangkan gaji dua pemain yakni Moise Dario dan Alberto Ramon telah di lunasi oleh pihak management Oktober 2018 lalu.

Kedua pemain tersebut masuk di daftar FIFA Disciplinary Committee dengan nomor sengketa 160445 dan 160446.

Kasus Rolon Dacak Edgar Enrique dengan no sengketa 160443 juga masih belum dilunasi.

“Rolon Dacak Edgar Enrique juga belum terlunasi, ini yang menyebabkan point PSMS terpaksa harus dikurangi 3,” tambah Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja.”

Pihak management PSMS Medan juga terus menjalin komunikasi dengan FIFA perihal kasus ini.

Hal itu mengingatkan bahwa persoalan penunggakan gaji bukan terjadi di musim ini, namun di musim 2013-2014.

“Kaami hanya menjelaskan bahwa permasalahan ini bukan di era kami PT Kinantan Medan Indonesia. Tapi ini terjadi di era 2013-2014,” ujar Julius Raja.

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan komisi disiplin FIFA. Dan mereka akan tetap pada keputusan tersebut jika tidak membayar gaji,” lanjutnya mengakhiri.

Jika pengurangan ini berlaku di musim lalu, maka jumlah poin PSMS dari 37 akan berkurang menjadi 28 di klasmen Liga Satu Indonesia 2018.

Namun hal ini tidak berpengaruh bagi PSMS yang sekarang menjadi juru kunci di klasemen Liga Satu Indonesia 2018.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Berita Bola