Connect with us

Basket

Toroman mengakui kualitas Gilas terlalu banyak untuk Indonesia

Toroman Akui Kualitas Gilas Terlalu Jauh

FIBARajko Toroman memberikan pujian atas usaha yang sudah diperlihatkan oleh Indonesia dalam laga melawan Filipina di ajang kualifikasi Piala FIBA ​​Asia. Walau sebelumnya ia sempat mengatakan kalau Gilas Pilipinas merupakan tim yang unggul.

Lewat laga yang berlangsung pada hari Minggu, 23 Februari 2020 di Arena BritAma di Jakarta, Gilas menunjukkan perfroma yang hebat di babak kedua untuk mengalahkan Indonesia. Sebagai tim tuan rumah, Indonesia tunduk dengan skor 100-70. Indonesia turun menjadi 0-2 di Grup A, setelah sebelumnya juga sempat kalah saat berhadapan dengan Korea Selatan di pertandingan pertama mereka.

Toroman sebagai pelatih tim nasional Filipina pada 2009 mengatakan Indonesia kalau indonesia sudah memberikan yang terbaik.

“Kami sudah memberikan yang terbaik” ucapnya saat usai melawan tim Gilas muda.

“Saya menganggap mereka tengah berkelahi,” imbuh mentor Serbia itu.

“Mereka berusaha memberikan yang terbaik. Kami tampilkan laga yang kompetitif di tiga perempat laga.”

“Tiga perempat laga berlangsung sangat baik untuk kami. Kami tampil kompetitif, kami nyaris merubah jalannya permainan,” sambung dia.

Toroman Akui Kualitas Gilas Lebih Baik

Benar, Indonesia menjadikannya laga unggu 4-poin, 55-51, dari ember Arki Wisnu dengan sisa waktu 2:36. Ternyata menjadi poin yang paling dekat untuk tuan rumah, sebab Gilas membukukan 12 poin tambahan yang belum terjawab untuk mengambil alih permainan.

Wisnu melakukan pelanggaran yang tidak sportif kepada Thirdy Ravena saat waktu kuarter tersisa dua menit, hal tersebut mengakibatkan penjaga Filipina mencetak 5 poin langsung.

Filipina melanjutkan upaya mereka untuk melewati Indonesia, 33-17, pada kuartal keempat.

“Tim Filipina ini, pada saat ini, mereka tampil lebih baik dibandingkan kami,” kata Toroman.

“Tim mereka sangat berbakat, sangat atletis dengan 12 pemain,”

“Beberapa dari mereka adalah 6-kaki-7, pemain PBA – (CJ) Perez, (Justin) Chua, (Troy) Rosario, (Roger) Pogoy. Namun mereka memiliki seorang pria yang memiliki impian untuk tampil di NBA yaitu Thirdy Ravena,” sambungnya.

Toroman Akui Kualitas Gilas Lebih Baik dari Indonesia

Ravena memberikan performa yang luar biasa, keluar dari bangku cadangan untuk mencetak 23 poin dan meraih 8 rebound. Toroman mencatat bahwa bekas bintang Universitas Ateneo de Manila itu tidak terlalu terkenal, namun ia masih bisa membuat timnya bersemangat untuk tiga lemparan yang semuanya bernilai tiga angka.

“Mereka melebihi kami. Tim mereka memiliki para pemain besar yang lebih banyak. Mereka menundukkan kami,” ujarnya.

“Saya menganggap kalau kualitas mereka saat ini, bakat dan juga mereka  lebih atletik,” tambah Toroman.

Upaya tim Indonesia terlihat lebih sulit, seperti yang kita tahu bahwa mereka bermain tanpa pemain yang dinaturalisasi. Usai surat-surat Lester Prosper – mantan impor Columbus Kolombia – dan Brandon Jawato tak kunjung datang pada waktu yang ditetapkan untuk bermain.

Toroman yakin dengan adanya Prosper dan Jawato di tim Indonesia, mereka dapat bersaing dengan siapapun lawannya

Toroman sebut Kualitas Gilas Lebih Baik dari Indonesia

“Kedua pemain ini (Prosper dan Jawato) saya yakin bisa bersaing dengan semua orang.”

“Brandon memberikan kami agresi. Brandon memberi kami satu lawan satu di dalam permainan. Ia merupakan seorang pemain dengan tenaga terbesar yang pernah saya lihat dalam karier saya sebaga pelatih. Itulah yang terkadang kita perlukan untuk tampil di lapangan. Kalau saja dia ikut bermain, tentunya jalannya pertandingan dan hasil pertandingan akan berbeda,” kata Toroman.

“Saya berharap untuk laga selanjutnya tim ini akan lengkap,” tambah Toroman.

Indonesia akan berhadapi dengan Thailand pada tanggal 27 November dan Korea Selatan pada 30 November untuk jendela kedua. Kemudian mengakhiri jadwal mereka melawan Filipina pada 18 Februari 2021, dan melawan Thailand pada 21 Februari 2021.

Berita Bola

Berita Menarik Lainnya

More in Basket