Connect with us

Basket

Clippers Harus Rela Membayar Denda Karna Pujian Doc Rivers

TERBIT.COM – Beberapa waktu belakangan ini, pelatih Los Angeles Clippers, Doc Rivers, memberikan pujian terhadap pemain andalan Toronto Raptors, Kawhi Leonard. Namun pujian yang dilayangkan oleh pelatih Los Angeles Clippers tersebut berimbas negatif, lantaran klub yang menaunginya tersebut harus rela membayar denda sekitar 700 juta rupiah karena pujian tersebut.

Pujian yang dilontarkan oleh Doc Rivers saat itu pun cukup menggemparkan penggemar basket. Pasalnya ia menyamakan salah satu pemain Toronto Raptors, Kawhi Leonard dengan sang legenda NBA, Michael Jordan. Jika dinilai secara manusiawi, pujian yang disampaikan oleh Doc Rivers terhadap Kawhi Leonard tersebut tidak ada yang salah.

Namun penilaian berbeda diberikan oleh regulasi NBA, pihak regulasi NBA tampaknya tidak bisa menerima pujian yang dilontarkan oleh Doc Rivers tersebut. Menurut Regulasi NBA, Doc Rivers dianggap telah menyalahi aturan anti-nepotisme yang terdapat di dalam liga NBA.

Pujian yang disampaikan oleh Doc Rivers terhadap Kawhi Leonard tersebut dilakukan pada saat dirinya mengisi sebuah acara televisi olahraga yang sedang membicarakan topik preview NBA Finals 2019, pada Selasa (28/5/19) lalu.

Pada acara olahraga tersebut, Doc Rivers menyebut bahwa banyak sekali ciri-ciri yang dimiliki oleh pemain Toronto Raptors tersebut, baik secara fisik maupun nasib perjalanan karier seorang Kawhi Leonard yang dikaitkan dengan Michael Jordan oleh pelatih Los Angeles Clippers tersebut.

Akan tetapi, ucapan yang dilontarkan oleh pelatih Los Angeles Clippers tersebut dinilai regulasi NBA memiliki maksud yang terselebung di dalamnya. Apalagi, saat ini kontrak Kawhi Leonard sendiri akan segera berakhir pada pertengahan tahun ini. Lalu dikabarkan bahwa Los Angeles Clippers pun telah dikabarkan akan menjadi tim yang paling berminat untuk memboyong dirinya ke klub mereka.

Pihak regulasi NBA sendiri sudah memberikan himbauan kepada setiap ofisial klub untuk tetap berhati-hati ketika melontarkan kalimat mengenai sosok pemain yang dapat dianggap sebagai bagian dari melobi pemain tersebut agar bergabung ke dalam tim tersebut, apabila pemain tersebut masih terikat dalam kontrak bersama dengan tim lain.

Dilansir oleh TERBIT.COM dari laman Inquirer, Komisioner NBA, Adam Silver, mengatakan bahwa dirinya akan mengatakan bahwa Doc Rivers sudah lama bersikap seperti itu. Menurutnya Ini bukan hal menyenangkan karena harus mendenda setiap orang yang melakukan pelanggaran. Dan ia mengungkapkan jika dirinya paham betul dengan ketertarikan media untuk mendengar sudut pandang pelatih terhadap sosok pemain NBA.

Akan tetapi, dalam liga NBA sendiri terdapat sebuah ada sebuah garis yang sudah jelas terdapat di dalam liga NBA ini yang tidak diperbolehkan melewati oleh siapapun. Karena Doc Rivers telah melewati garis tersebut maka mau tidak mau dirinya harus rela diberi sanksi dengan membayar denda sekitar 700 juta rupiah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Title

Must See

    More in Basket